![]() |
| Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung Rumah Hunian Tamiang 3 di Aceh Tamiang untuk memastikan warga terdampak bencana menempati hunian yang aman dan layak. |
Aceh Tamiang, MP----- Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung Rumah Hunian Tamiang 3 dan pembangunan Rumah Hunian Tamiang 4 di Kabupaten Aceh Tamiang guna memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan sesuai target serta mampu memberikan tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak.
![]() |
| Menteri PU Dody Hanggodo berdialog dengan warga penghuni Rumah Hunian Tamiang 3 guna menyerap aspirasi terkait fasilitas dan kenyamanan kawasan hunian. |
Dalam kunjungannya, Menteri Dody menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menghadirkan hunian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga mampu mendukung pemulihan sosial dan psikologis masyarakat pascabencana.
![]() |
| Rumah Hunian Tamiang 3 telah dihuni 84 kepala keluarga dengan fasilitas pendukung seperti mushola, toilet, dan penerangan kawasan. |
“Pemerintah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan hunian yang aman, nyaman, dan layak. Penanganan pascabencana tidak hanya membangun fisik bangunan, tetapi juga memulihkan kualitas hidup masyarakat agar dapat kembali beraktivitas secara normal,” ujar Menteri Dody di sela peninjauan.
Rumah Hunian Tamiang 3 saat ini telah dihuni sebanyak 84 kepala keluarga atau sekitar 336 jiwa. Kawasan hunian tersebut dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari toilet dan kamar mandi yang memadai hingga mushola untuk menunjang kebutuhan ibadah warga.
Selain memastikan kondisi hunian berjalan baik, Menteri Dody juga menindaklanjuti sejumlah aspirasi masyarakat terkait kebutuhan tambahan penerangan kawasan dan penyediaan tempat sampah agar lingkungan hunian menjadi lebih nyaman, bersih, dan tertata.
“Masukan masyarakat menjadi perhatian kami. Infrastruktur pendukung seperti penerangan dan pengelolaan lingkungan harus dipenuhi agar kualitas hidup warga semakin baik selama masa pemulihan,” katanya.
Setiap unit rumah hunian dibangun dengan konsep yang memperhatikan kenyamanan penghuni. Fasilitas yang disediakan meliputi dinding berinsulasi untuk mengurangi panas, lantai vinyl, ventilasi yang baik, kipas angin, serta lampu LED hemat energi guna mendukung masa transisi pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Sementara itu, pembangunan Rumah Hunian Tamiang 4 yang berada di Desa Alur Bemban terus dipercepat. Hingga saat ini progres konstruksi telah mencapai 30,46 persen dan ditargetkan rampung pada Juni 2026.
Hunian baru tersebut dirancang memiliki kapasitas mencapai 240 kepala keluarga atau sekitar 960 jiwa. Proyek ini menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi kawasan terdampak bencana di Aceh Tamiang sekaligus memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan representatif.
Menteri Dody menekankan bahwa percepatan pembangunan hunian pascabencana merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat, terutama mereka yang terdampak langsung oleh bencana alam.
“Kami ingin masyarakat segera bangkit. Pemerintah akan terus memastikan setiap tahapan rehabilitasi berjalan optimal sehingga warga dapat kembali hidup dengan rasa aman dan harapan baru,” tegasnya.
(bakom.ri)


