![]() |
| Ketua Umum DPN ASANTARA Drs. H. Marlis, MM, C.Med memimpin rapat penyempurnaan struktur organisasi di Padang, Minggu (28/6/2026). |
Padang, MP----- Asosiasi Media Online Nusantara (ASANTARA) tidak ingin berlama-lama berada pada tahap deklarasi. Hanya dalam hitungan hari setelah resmi dibentuk, jajaran Dewan Pimpinan Nasional (DPN) langsung bergerak mempercepat konsolidasi organisasi melalui rapat penyempurnaan struktur kepengurusan yang digelar di Suaso Resto, kawasan GOR Haji Agus Salim, Padang, Minggu (28/6/2026).
Pertemuan yang dipimpin Ketua Umum DPN ASANTARA, Drs. H. Marlis, MM, C.Med., itu menjadi momentum penting untuk memastikan organisasi memiliki fondasi yang kuat sebelum memasuki tahap pengembangan di tingkat nasional.
Turut hadir Wakil Ketua Umum Darmen Rajo Alam, Sekretaris Jenderal Zulfadli, ST, Bendahara Umum Mislinda Hayati, S.Ag., S.Pt., MM, pendiri ASANTARA Mukhtisar, SH, serta sejumlah pengurus lainnya.
Salah satu keputusan strategis yang lahir dari forum tersebut adalah penambahan satu jabatan Wakil Ketua Umum. Setelah melalui musyawarah, peserta rapat secara bulat mempercayakan posisi itu kepada Faisal, yang akrab disapa Ajo.
Menurut Ketua Umum Marlis, penambahan unsur pimpinan merupakan langkah untuk mempercepat koordinasi dan memperkuat gerak organisasi di tengah semakin besarnya tantangan dunia media digital.
"Kami membutuhkan tim yang solid. Saudara Faisal memiliki pengalaman, jaringan, dan komitmen untuk ikut membesarkan ASANTARA. Dengan bertambahnya Wakil Ketua Umum, koordinasi organisasi akan semakin efektif," ujar Marlis.
Ia menegaskan, prioritas berikutnya adalah menyelesaikan seluruh struktur organisasi sekaligus mempercepat pengurusan legalitas melalui akta notaris.
"Legalitas menjadi syarat penting agar ASANTARA memiliki pijakan hukum yang kuat dalam menjalankan program-program organisasi secara nasional," katanya.
Dalam rapat yang berlangsung penuh semangat tersebut, Mukhtisar, SH juga dipercaya memimpin Bidang Usaha, Ekonomi Kreatif, dan Kemitraan. Bidang ini diproyeksikan menjadi motor penggerak kemandirian organisasi melalui pengembangan berbagai peluang kerja sama yang tetap menjaga independensi perusahaan pers.
Wakil Ketua Umum Darmen Rajo Alam mengingatkan bahwa organisasi hanya akan berkembang jika diisi oleh pengurus yang siap bekerja, bukan sekadar mengisi jabatan.
"Yang kita butuhkan adalah orang-orang yang mau mengabdikan tenaga dan pikirannya. Kebersamaan dan profesionalisme harus menjadi budaya organisasi," tegasnya.
Sekretaris Jenderal Zulfadli menilai sistem administrasi yang tertib harus dibangun sejak awal agar seluruh agenda organisasi dapat berjalan secara terukur.
Sementara Bendahara Umum Mislinda Hayati menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel sebagai bentuk tanggung jawab kepada seluruh anggota.
Di sisi lain, Mukhtisar menegaskan bidang usaha dan kemitraan akan diarahkan untuk membuka peluang ekonomi yang bermanfaat bagi anggota tanpa mengurangi independensi media sebagai pilar demokrasi.
Tak hanya membahas struktur, rapat juga mengevaluasi antusiasme dan dukungan dari berbagai kalangan setelah deklarasi ASANTARA. Respons positif tersebut menjadi dorongan bagi pengurus untuk segera memperluas konsolidasi ke berbagai daerah.
Sebagai tindak lanjut, rapat menetapkan sejumlah agenda prioritas, mulai dari penyempurnaan struktur DPN, penyelesaian legalitas organisasi, pembentukan sekretariat tetap, pembangunan portal resmi Asantara.com, hingga penyelenggaraan forum diskusi publik secara berkala yang melibatkan pemerintah, lembaga hukum, akademisi, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan insan pers.
Melalui langkah-langkah tersebut, ASANTARA menegaskan kesiapannya menjadi organisasi perusahaan media online yang profesional, independen, kredibel, serta mampu memperkuat kualitas pers nasional di tengah pesatnya perkembangan ekosistem digital.
(Red)
