-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Peringati Harganas ke-33, Pemkab Tanah Datar Perkuat Komitmen Bangun Keluarga Berkualitas

Jumat, 03 Juli 2026 | Juli 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-03T05:53:00Z
Bupati Tanah Datar Eka Putra memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Jumat (3/7/2026).


Batusangkar, MP----- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dengan menggelar upacara di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Jumat (3/7/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen daerah dalam membangun keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.


Bupati Tanah Datar Eka Putra bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI-Polri, aparatur pemerintah, serta berbagai komponen masyarakat.


Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Anton Yondra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, wali nagari, kepala instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Ketua LKAAM, serta tamu undangan lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN. Disampaikan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ajang refleksi untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika perubahan global.


Menurut Menteri, dunia saat ini menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) yang ditandai perubahan sangat cepat, ketidakpastian, serta kompleksitas berbagai persoalan. Dalam situasi tersebut, keluarga memiliki peran strategis sebagai tempat pertama membangun karakter, nilai moral, dan kualitas sumber daya manusia.


"Keluarga yang tangguh bukan lagi sebuah pilihan, tetapi menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi tantangan masa depan," ujar Bupati saat membacakan sambutan Menteri.


Ia menambahkan, Indonesia saat ini berada pada momentum bonus demografi yang menjadi peluang besar menuju negara maju. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila didukung sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berkarakter.


Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan tiga pilar pembangunan keluarga, yakni peningkatan kesehatan melalui percepatan penurunan stunting dan pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), penguatan pendidikan karakter di lingkungan keluarga, serta peningkatan ketahanan mental anak dalam menghadapi perkembangan era digital.


Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Kehadiran ayah, baik secara fisik maupun emosional, dinilai berpengaruh besar terhadap pembentukan karakter, rasa percaya diri, dan perkembangan kepribadian anak.


Orang tua juga diingatkan untuk bijak mendampingi penggunaan gawai serta membangun komunikasi yang hangat di dalam keluarga agar anak memperoleh perhatian, kasih sayang, dan pendampingan yang memadai.


Dalam sambutannya, Menteri turut menyoroti berbagai persoalan sosial yang dihadapi generasi muda, seperti perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, perilaku seksual berisiko, hingga pergaulan bebas. Fenomena tersebut menjadi pengingat pentingnya mengembalikan keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak.


Menutup sambutannya, Menteri menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari kemajuan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas keluarga yang mampu melahirkan generasi sehat, berkarakter, unggul, dan berdaya saing sebagai modal menuju Indonesia Emas.

(Bt/MP)

×
Berita Terbaru Update