-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Tito Karnavian Minta Forkopimda Sumatera Kompak Jaga Stabilitas dan Pacu Ekonomi

Jumat, 14 Agustus 2026 | Agustus 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-14T00:17:07Z
Tito Karnavian menekankan pentingnya kekompakan Forkopimda dalam menyelesaikan persoalan daerah secara cepat dan efektif.


Batam, MP----- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di seluruh wilayah Sumatera memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.


Tito menilai kekompakan antarunsur Forkopimda menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan berbagai persoalan di daerah dapat ditangani secara cepat, terukur, dan efektif.


“Kekompakan unsur Forkopimda menjadi salah satu kunci agar berbagai persoalan di daerah dapat diselesaikan secara cepat dan efektif,” ujar Tito, Rabu (12/8/2026).


Menurutnya, setiap unsur Forkopimda memiliki kewenangan, kapasitas, serta kekuatan yang berbeda. Namun, seluruh potensi tersebut akan jauh lebih efektif apabila disatukan melalui koordinasi dan komunikasi yang solid.


Sinergi itu, kata Tito, dibutuhkan untuk menghadapi beragam persoalan daerah, mulai dari dinamika politik, aspek hukum, keamanan dan ketertiban, hingga agenda pembangunan dan pelayanan publik.


Ia menegaskan, hubungan harmonis antarpimpinan daerah juga berpengaruh langsung terhadap efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Daerah dengan komunikasi dan koordinasi yang baik dinilai lebih mampu bergerak cepat ketika menghadapi persoalan maupun menjalankan program pembangunan.


Sebaliknya, ketidakharmonisan antarpimpinan berpotensi menghambat pengambilan keputusan dan pelaksanaan program pemerintah.


“Setiap daerah memiliki persoalan lokal yang berbeda. Karena itu, koordinasi Forkopimda perlu diarahkan pada identifikasi masalah secara spesifik dan pencarian solusi bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.


Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi


Selain stabilitas, Tito meminta kepala daerah bersama jajaran Forkopimda di Sumatera ikut menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.


Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia telah mencapai 5,29 persen. Capaian tersebut, menurut Tito, harus dipertahankan sekaligus ditingkatkan melalui kebijakan dan langkah konkret di tingkat daerah.


Namun, ia mengingatkan bahwa performa ekonomi antarwilayah masih menunjukkan perbedaan. Di kawasan Sumatera, terdapat provinsi seperti Kepulauan Riau dan Lampung yang mencatat pertumbuhan ekonomi di atas angka nasional.


Kondisi itu menjadi momentum bagi daerah lain untuk memperkuat koordinasi dan mencari sumber-sumber penggerak ekonomi baru sesuai potensi masing-masing.


Tito juga menekankan pentingnya memastikan program pemerintah dan belanja daerah berjalan efektif sehingga memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.


“Saya meminta daerah lain memperkuat koordinasi untuk mendorong aktivitas ekonomi, termasuk memastikan program dan belanja pemerintah berjalan efektif,” katanya.


Forkopimda Diminta Terlibat Kendalikan Inflasi


Di sisi lain, Mendagri meminta Forkopimda tidak hanya fokus pada keamanan dan stabilitas politik, tetapi turut mengambil peran dalam pengendalian inflasi.


Menurutnya, pengendalian inflasi harus dilakukan berdasarkan karakteristik dan persoalan masing-masing daerah. Langkah tersebut membutuhkan kerja bersama, bukan hanya menjadi tanggung jawab kepala daerah.


Tito menilai keterlibatan seluruh unsur Forkopimda penting untuk memastikan kebijakan pengendalian harga berjalan efektif, terutama dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok masyarakat.


“Pengendalian inflasi tidak dapat hanya dibebankan kepada kepala daerah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur Forkopimda,” ujarnya.


Pesan tersebut menegaskan bahwa Forkopimda tidak semata-mata menjadi forum koordinasi formal, tetapi harus menjadi kekuatan bersama pemerintah daerah dalam menghadapi persoalan strategis.


Dengan koordinasi yang solid, Tito berharap stabilitas daerah tetap terjaga, roda pemerintahan berjalan efektif, serta berbagai potensi ekonomi di Sumatera dapat dioptimalkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

×
Berita Terbaru Update