-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

HUT ke-81 TNI, Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Sinergi TNI dan Rakyat

Selasa, 06 Oktober 2026 | Oktober 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-06T01:54:54Z
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengikuti upacara HUT ke-81 TNI di RTH Imam Bonjol, Padang.



Padang, MP----- Pengabdian Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada masyarakat kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menilai TNI tidak hanya memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tetapi juga konsisten hadir di tengah masyarakat ketika menghadapi berbagai persoalan, termasuk bencana alam.

Apresiasi tersebut disampaikan Mahyeldi seusai mengikuti upacara militer peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol, Padang, Senin (5/10/2026).

Menurut Mahyeldi, keterlibatan prajurit TNI dalam penanganan bencana merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara. Di Sumatera Barat, peran tersebut dinilai semakin penting mengingat wilayah ini memiliki potensi berbagai jenis bencana.

“Kami mengapresiasi dedikasi dan pengabdian seluruh prajurit TNI dalam melayani rakyat. Hal itu tampak nyata dalam setiap proses penanganan bencana. Tidak terkecuali di Sumbar, TNI selalu menjadi garda terdepan,” ujar Mahyeldi.

Ia menilai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan pertahanan dan keamanan. Ancaman bencana yang dapat muncul sewaktu-waktu juga membutuhkan kesiapsiagaan seluruh unsur, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Karena itu, Mahyeldi berharap sinergi lintas sektor terus diperkuat. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi modal penting dalam membangun ketahanan daerah sekaligus memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan pelayanan ketika menghadapi situasi darurat.

“Semoga sinergi dan kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjaga,” katanya.

Kepercayaan Publik Jadi Kekuatan

Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut sekaligus menegaskan pentingnya hubungan erat antara prajurit dan masyarakat sebagai salah satu fondasi kekuatan pertahanan nasional.

Upacara dipimpin Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, selaku Inspektur Upacara.

Dalam amanatnya, Sarimpunan menekankan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Kepercayaan itu, menurutnya, harus dijaga melalui integritas, profesionalisme, serta konsistensi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa TNI dan rakyat merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Kemanunggalan tersebut menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga pertahanan dan keutuhan negara.

“TNI itu adalah dari rakyat. TNI manunggal dengan rakyat. TNI kuat, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur,” tegasnya.

Sarimpunan juga menyinggung keterlibatan TNI dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat ketika terjadi bencana. Peran tersebut merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk membantu penanggulangan bencana alam.

Salah satu bentuk keterlibatan tersebut terlihat dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok. Prajurit TNI turun membantu pemerintah daerah dan masyarakat terdampak sebagai bagian dari tugas kemanusiaan.

“Di OMSP itu sendiri ada tugas kita untuk membantu pemerintah daerah, kemudian juga ikut serta dalam penanggulangan bencana alam. Seperti yang terjadi di Solok, kita membantu Pemerintah Kabupaten Solok. TNI hadir di sana membantu rakyat, membantu masyarakat, membantu pemerintah daerah,” ujarnya.

Teguhkan Kemanunggalan

Peringatan HUT ke-81 TNI di RTH Imam Bonjol Padang turut diikuti personel dari berbagai unsur TNI, mulai dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Marinir, ASN TNI hingga Korps Kadet Republik Indonesia.

Rangkaian upacara juga menampilkan parade personel serta sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan kendaraan pendukung TNI.

Momentum tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih jauh, peringatan HUT ke-81 TNI menjadi ruang untuk kembali meneguhkan hubungan antara TNI dan rakyat sebagai kekuatan strategis dalam menjaga ketahanan nasional.

Di tengah dinamika tantangan keamanan, bencana, dan berbagai persoalan sosial, keberadaan TNI diharapkan tetap mampu menghadirkan rasa aman sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat.

Semangat “TNI Kuat Bersama Rakyat” pun menjadi pesan utama bahwa kekuatan pertahanan negara tidak berdiri sendiri, melainkan tumbuh dari kepercayaan, kebersamaan, dan kemanunggalan antara prajurit dengan rakyat.

(MP)

×
Berita Terbaru Update