![]() |
| Satgas TMMD ke-130 terus mengebut pembangunan jalan lingkar sepanjang 3 kilometer di Kepulauan Mentawai. |
Mentawai, MP----- Pembangunan jalan lingkar di Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, terus dikebut oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0319/Mentawai. Hingga saat ini, pengerjaan jalan sepanjang 3 kilometer tersebut telah mencapai 50 persen.
![]() |
| Pembangunan jalan lingkar Desa Bukit Pamewa oleh Satgas TMMD ke-130 Kodim 0319/Mentawai mencapai progres 50 persen. |
Dari total panjang 3.000 meter dengan lebar 10 meter, badan jalan yang telah dikerjakan mencapai 1.500 meter. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat di kawasan pedesaan.
Selain pembangunan badan jalan, Satgas TMMD juga mengerjakan saluran drainase di sisi kiri dan kanan jalan. Dari total rencana sepanjang 3.000 meter, pembangunan parit telah mencapai 1.000 meter atau sekitar 33 persen, dengan lebar dan tinggi masing-masing 1 meter.
Pekerjaan infrastruktur tersebut dilaksanakan secara bertahap, termasuk melanjutkan pengerjaan yang telah dimulai pada tahap pra-TMMD. Pembangunan jalan dan drainase menjadi dua sasaran fisik yang saling mendukung untuk menciptakan akses transportasi yang lebih memadai.
Keberadaan jalan lingkar Bukit Pamewa diharapkan dapat mengurangi hambatan transportasi, mempermudah warga menjangkau berbagai kebutuhan, serta memperlancar distribusi hasil usaha masyarakat. Dalam jangka panjang, akses yang semakin baik juga berpotensi membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di wilayah tersebut.
Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0319/Mentawai turut mendorong percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan. Progres pekerjaan yang terus berjalan diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas antarkawasan dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Mentawai.
Penyelesaian pembangunan tetap menjadi tahapan penting agar infrastruktur yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, dengan memperhatikan kualitas pekerjaan serta fungsi jalan dan drainase sesuai peruntukannya.
(Red)

