-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Lapas Kelas IIA Padang Perketat Pengamanan Nataru, ASN Dilarang Cuti dan Keluar Kota

Selasa, 16 Desember 2025 | Desember 16, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-16T07:33:26Z
Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIA Padang, Dimas Eka Putra, berbincang bersama jurnalis di ruang kerjanya, Selasa (16/12), terkait penguatan pengamanan dan peningkatan kewaspadaan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Padang, MP----- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang memperketat sistem pengamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sekaligus merespons dinamika kebencanaan yang masih melanda wilayah Sumatera Barat.

Mellyadi Mulya, SH, Kasubsi Keamanan Lapas Kelas IIA Padang, berbincang santai dengan jurnalis di ruang kerjanya sambil menjelaskan upaya penguatan sistem keamanan dan peningkatan pelayanan pemasyarakatan.

Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIA Padang, Dimas Eka Putra, menegaskan bahwa pihaknya telah menerapkan surat edaran dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di bawah Kementerian Pemasyarakatan terkait peningkatan kewaspadaan akhir tahun. Dalam edaran tersebut, seluruh pegawai dilarang mengambil cuti sejak satu minggu sebelum Natal hingga satu minggu setelah Tahun Baru.


“Selain itu, pegawai juga dilarang meninggalkan wilayah Kota Padang selama masa tanggap darurat. Ini adalah prosedur rutin setiap akhir tahun untuk meminimalkan risiko gangguan keamanan,” ujar Putra, putra kelahiran Batusangkar.


Untuk memperkuat pengawasan, Lapas Kelas IIA Padang mengoptimalkan peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai tenaga bantu pengamanan. Pada hari libur nasional Natal (25 Desember) dan Tahun Baru (1 Januari), pengamanan juga akan diperkuat melalui dukungan personel dari TNI dan Polri. “Penguatan personel ini selalu kami lakukan setiap tahun sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan ketertiban di dalam lapas,” tambahnya.


Mengantisipasi potensi lonjakan pengunjung pada hari - hari besar keagamaan, pihak lapas turut menyiapkan langkah preventif melalui peningkatan fasilitas pemeriksaan barang bawaan. Kasubsi Keamanan, Mellyadi Mulya, SH, mengungkapkan bahwa pada 2026 mendatang pihaknya akan mengusulkan pengadaan alat pemindai barang berbasis sinar-X untuk mempercepat dan memperketat proses pemeriksaan pengunjung.


“Alat ini sangat membantu tugas petugas di lapangan. Saat ini sudah digunakan di Rutan Anak Air, dan insyaallah akan kami operasikan juga di sini,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Selasa (16/12/2025).


Menurut Mellyadi, pembenahan berkelanjutan terus dilakukan, khususnya pada aspek pelayanan dan keamanan, agar sejalan dengan standar pemasyarakatan modern - humanis namun tetap tegas dan berwibawa.


Jumlah Napi Menurun, Indikasi Positif Kesadaran Hukum


Di sisi lain, Mellyadi juga mengungkapkan bahwa jumlah narapidana di Lapas Kelas IIA Padang sepanjang tahun ini tercatat mengalami penurunan. “Jumlah napi menurun. Ini bisa dibaca sebagai sinyal positif meningkatnya kesadaran hukum di tengah masyarakat,” katanya.


Dengan kombinasi penguatan personel internal, dukungan TNI–Polri, serta rencana pemanfaatan teknologi pemeriksaan modern, Lapas Kelas IIA Padang menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban secara maksimal. Langkah ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan strategi serius memastikan lapas tetap kondusif, aman, dan humanis, bahkan di tengah tantangan akhir tahun dan situasi darurat bencana.

(Red)

×
Berita Terbaru Update