-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

DPP Gebu Minang Salurkan Bantuan UMKM Rp50 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor Padang Panjang

Minggu, 08 Februari 2026 | Februari 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-07T23:48:22Z
Suasana penyerahan bantuan UMKM dari DPP Gebu Minang kepada warga terdampak banjir dan longsor di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Sabtu (7/2/2026), berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, disaksikan jajaran Forkopimda dan undangan.

Padang Panjang, MP----- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gebu Minang menunjukkan kepedulian nyata terhadap pemulihan ekonomi warga terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan UMKM senilai Rp50 juta kepada korban banjir dan longsor di Kota Padang Panjang, Sabtu (7/2/2026).

Bantuan dalam bentuk barang dan perlengkapan usaha tersebut diserahkan secara simbolis di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang. Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Panjang Adhi Setyo Prabowo, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Winarno, serta sejumlah undangan lainnya.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPP Gebu Minang atas kepedulian dan kontribusinya dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana.

“Alhamdulillah, bantuan yang diterima hari ini berupa barang yang sangat bermanfaat untuk membuka dan mengembangkan usaha. Kami berharap bantuan ini dapat menunjang perekonomian keluarga dan membantu masyarakat kembali mandiri,” ujar Hendri.

Ia juga berharap sinergi dan hubungan persaudaraan antara Gebu Minang dan Pemerintah Kota Padang Panjang dapat terus terjalin dengan baik dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi ke depan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPP Gebu Minang, Emma Yohana, menjelaskan bahwa bantuan difokuskan pada penyediaan alat dan perlengkapan usaha agar dapat langsung dimanfaatkan oleh para korban terdampak.

“Kami melihat bantuan kebutuhan dasar sudah banyak disalurkan. Karena itu, hari ini kami menyerahkan bantuan senilai Rp50 juta dalam bentuk barang usaha, disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis usaha yang akan dijalankan oleh bapak dan ibu,” jelasnya.

Menurut Emma, bantuan tersebut diharapkan menjadi pemicu perputaran ekonomi keluarga terdampak sehingga mereka dapat melanjutkan kehidupan secara lebih berdaya pascabencana.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi perlengkapan usaha warung kelontong, usaha kue basah, bengkel las dan bubut, ternak itik, peralatan pertukangan, usaha kuliner seperti ubi, keripik, dan sate, serta perlengkapan penunjang usaha pertanian.

(Pdp/*)

×
Berita Terbaru Update