-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Relawan Artha Graha Peduli Jaga Kebersihan Lokasi HPN 2026 di Banten

Senin, 09 Februari 2026 | Februari 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-09T10:38:21Z
Kebersamaan jurnalis Sumbar dan relawan Artha Graha Peduli tampak dalam suasana duduk santai di lokasi HPN 2026.

Serang, MP----- Ada sisi humanis yang menarik di balik perhelatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten. Di tengah rangkaian acara besar insan pers nasional tersebut, Yayasan Artha Graha Peduli hadir dengan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan pemungutan dan pemilahan sampah.

Sebanyak 50 relawan Artha Graha Peduli diterjunkan untuk membersihkan area lokasi kegiatan HPN sejak 6 hingga 9 Februari 2026. Mereka memunguti sampah organik dan nonorganik, sekaligus memastikan sampah dipilah sejak dari sumbernya.

Ditemui dalam suasana santai di salah satu warung UMKM di sekitar lokasi HPN, Suswatyo dari Artha Graha Peduli menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan penuh kesadaran sosial dan tanggung jawab lingkungan.

“Semua sampah kami pilah antara organik dan nonorganik, lalu kami berkoordinasi dengan dinas kebersihan untuk pengolahan selanjutnya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Hidayat, anggota tim Artha Graha Peduli. Menurutnya, keikutsertaan dalam HPN 2026 dilandasi rasa keterpanggilan untuk memberi contoh kepada masyarakat.

“Kegiatan memungut sampah mungkin terlihat kecil, tapi bagi kami dampaknya sangat besar. Ini tentang membangun kesadaran, terutama di tempat-tempat yang sering dikunjungi masyarakat,” kata Hidayat.

Ia menegaskan, Artha Graha Peduli bergerak di bidang bakti sosial yang mencakup sosial kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga kegiatan pasar murah. Aksi kebersihan di HPN 2026 menjadi salah satu bentuk edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami ingin memotivasi masyarakat agar terbiasa melakukan hal-hal positif. Kesadaran membuang sampah pada tempatnya masih perlu terus ditingkatkan, termasuk soal puntung rokok dan sampah makanan kecil,” tambahnya.

Hidayat juga menegaskan bahwa Artha Graha Peduli menjalankan misi sebagai mitra strategis pemerintah tanpa pamrih.

“Kami tidak meminta bayaran apa pun. Kami hadir murni untuk membantu dan berkoordinasi dengan panitia maupun pemerintah demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Warno dari Artha Graha Peduli menilai penyelenggaraan HPN 2026 sangat positif dan patut dilanjutkan di daerah lain.

“Kami sangat mendukung. Kegiatan yang menyentuh hati masyarakat, terutama di bidang kebersihan lingkungan, perlu terus digalakkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sampah organik yang terkumpul diharapkan dapat diolah menjadi pupuk, sementara sampah nonorganik seperti plastik bisa didaur ulang.

“Ini juga bisa memancing kreativitas dan motivasi masyarakat. Sampah bukan sekadar dibuang, tapi bisa dimanfaatkan kembali,” katanya.

Warno pun membuka peluang kolaborasi lebih luas ke depan.

“Kalau PWI ingin menggandeng kami dalam kegiatan serupa, tentu kami siap bekerja sama,” pungkasnya.

(Rajo Alam)

×
Berita Terbaru Update