-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Bocah 7 Tahun Tenggelam di Singkarak, Ditemukan Usai Pencarian Intensif

Rabu, 25 Maret 2026 | Maret 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-25T02:58:09Z
Tim gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di perairan Danau Singkarak.

Malalo, MP----- Peristiwa duka menyelimuti kawasan Danau Singkarak, tepatnya di Muaro Samuk, Jorong Padang Laweh, Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Senin (23/3/2026). Seorang bocah berusia 7 tahun berinisial F dilaporkan tenggelam saat bermain dan berenang bersama keluarga serta teman - temannya.

Proses evakuasi korban oleh personel TNI, Polri, dan relawan di lokasi kejadian.

Korban yang merupakan warga Jorong Hilia Balai, Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto itu diduga tenggelam sekitar pukul 12.00 WIB. Kejadian tersebut sontak mengundang kepanikan warga setempat yang langsung berupaya melakukan pencarian awal di sekitar lokasi.

Mendapat laporan dari masyarakat, aparat gabungan bergerak cepat. Personel Koramil 08/Batipuh bersama tim SAR BPBD Tanah Datar, Basarnas, Polsek Batipuh Selatan, PMI, Brimob, serta warga setempat turun langsung melakukan pencarian di perairan danau.

Upaya pencarian berlangsung selama beberapa jam dengan menyisir titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam. Hingga akhirnya, korban berhasil ditemukan pada pukul 17.20 WIB dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Selanjutnya, korban segera dievakuasi oleh tim gabungan dan dilarikan ke RSUD Padang Panjang guna mendapatkan penanganan medis.

Plh. Danramil 08/Batipuh, Peltu Afrizal, menegaskan bahwa keterlibatan TNI melalui Babinsa merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Begitu menerima laporan, kami langsung turun bersama tim gabungan untuk melakukan pencarian. Sinergi semua unsur sangat menentukan dalam percepatan penanganan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak - anak saat beraktivitas di sekitar perairan.

“Kami mengimbau agar anak-anak tidak bermain tanpa pengawasan di area berisiko seperti danau, demi mencegah kejadian serupa terulang,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di kawasan perairan, terutama bagi anak - anak yang rentan terhadap risiko kecelakaan.

(Bts/red)

×
Berita Terbaru Update