-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Presiden Prabowo: Pancasila Harus Menjadi Landasan Nyata Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

Selasa, 02 Juni 2026 | Juni 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-01T23:42:34Z
Presiden Prabowo menyempatkan diri menyapa dan memberi semangat kepada para pelajar sekolah dasar.


Jakarta, MP----- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar warisan sejarah bangsa, melainkan fondasi utama yang harus menjadi pedoman dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat.


Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Pancasila, Senin (1/6/2026).


Dalam amanatnya, Presiden menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan secara nyata dalam seluruh aspek pembangunan nasional, termasuk dalam transformasi ekonomi yang berpihak kepada kepentingan rakyat.


Menurut Presiden, kekayaan alam Indonesia merupakan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Karena itu, pemerintah terus mendorong berbagai program strategis seperti hilirisasi industri, industrialisasi nasional, penguatan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengembangan ekonomi desa, serta perbaikan tata kelola pemerintahan.


“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegas Presiden.


Prabowo menjelaskan, semangat Pancasila menjadi dasar bagi pemerintah dalam menjalankan transformasi bangsa yang mencakup penguatan ketahanan pangan, pembangunan sumber daya manusia, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga penguatan kemandirian nasional.


Seluruh kebijakan tersebut, lanjutnya, diarahkan untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, kuat, dan mampu berdiri di atas kekuatan sendiri di tengah persaingan global yang semakin ketat.


“Bangsa yang kuat karena persatuannya, bangsa yang makmur karena keadilannya, bangsa yang besar karena kemanusiaannya. Bangsa yang mampu menjadi kekuatan bagi perdamaian dunia, bangsa yang tidak minta-minta bantuan, bangsa yang mampu membantu bangsa-bangsa lain. Mari kita jaga Pancasila, mari kita amalkan Pancasila, mari kita wujudkan Indonesia yang adil, makmur, berdaulat dan bermartabat,” ujar Presiden.


Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para pimpinan lembaga negara, jajaran Kabinet Merah Putih, serta sejumlah tokoh nasional.


Tampak hadir pula Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin.


Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu, sekaligus sebagai pijakan dalam menghadapi tantangan pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju, berkeadilan, dan bermartabat.

(Ns/red)

×
Berita Terbaru Update