![]() |
| Prajurit dan anak negeri, belajar bersama meraih masa depan. |
Pegunungan Bintang, MP----- Kehadiran TNI di wilayah perbatasan tidak hanya berfokus pada menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut kembali ditunjukkan personel Pos Tomka Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 753/Arga Vira Tama (AVT) yang menggelar kegiatan belajar membaca, menulis, dan berhitung bersama anak-anak di Kampung Tomka, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Jumat (30/5/2026).
![]() |
| TNI mengajar, anak-anak Papua belajar dan bermimpi. |
Suasana penuh semangat terlihat saat puluhan anak mengikuti proses belajar yang dipandu langsung oleh para prajurit TNI. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu-lagu nasional secara bersama-sama sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam kegiatan tersebut, para prajurit memberikan pembelajaran dasar berupa membaca, menulis, dan berhitung. Antusiasme anak-anak tampak begitu tinggi mengikuti setiap materi yang diberikan. Bagi mereka, kehadiran para prajurit bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat dan guru yang memberikan motivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Komandan Pos (Danpos) Tomka, Letda Inf Alting, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
“Melalui kegiatan belajar seperti ini, kami ingin membantu menyiapkan generasi muda Pegunungan Bintang agar tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas, berkarakter, serta bangga menjadi bagian dari NKRI. Rasa cinta tanah air dapat dibangun dari hal-hal sederhana, seperti mengenal Pancasila dan menyanyikan lagu-lagu nasional dengan penuh semangat,” ujar Letda Inf Alting.
Kegiatan edukatif tersebut kemudian ditutup dengan makan bersama di Rumah Gembira Belajar Tomka. Momen kebersamaan itu menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban antara prajurit dan anak-anak, sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan semangat belajar.
Program pembinaan yang dilakukan Satgas Pamtas RI–PNG ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di daerah perbatasan memiliki peran multidimensional. Selain menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah negara, TNI juga turut berkontribusi dalam pembangunan sosial dan pendidikan masyarakat.
Melalui sentuhan pendidikan dan pembinaan karakter sejak usia dini, TNI berharap anak-anak di wilayah perbatasan Papua dapat tumbuh menjadi generasi yang berdaya saing, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah di masa depan.
(puspen/red)

