![]() |
| Tim Asesor melakukan verifikasi dokumen sebagai bagian dari proses visitasi akreditasi MTsS Darul Falah Lubuk Tarok. |
Lubuk Tarok, MP — Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Darul Falah Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, menjalani visitasi akreditasi yang dilaksanakan Tim Asesor Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya penjaminan mutu pendidikan. Kegiatan hari pertama berlangsung tertib dan lancar, Senin (27/7/2026), dengan melibatkan seluruh unsur madrasah.
Visitasi akreditasi menjadi tahapan penting untuk mengukur kesesuaian antara dokumen administrasi, implementasi program, serta kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada peserta didik. Penilaian dilakukan melalui verifikasi dan validasi dokumen, observasi sarana dan prasarana, hingga wawancara dengan kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, komite, dan tim akreditasi.
Kegiatan diawali dengan penyambutan oleh Pengawas Madrasah, Maltifal, M.Pd., kemudian dilanjutkan pemaparan profil serta capaian madrasah oleh Kepala MTsS Darul Falah, Fauzan Azmi, Lc., M.Pd. Sementara itu, Tim Asesor yang terdiri dari Dr. Raimon Efendi, S.A.B., M.Kom dan Dr. Estuhono, S.Pd., M.Pd., memberikan arahan mengenai tujuan serta mekanisme pelaksanaan visitasi.
Kepala MTsS Darul Falah, Fauzan Azmi, menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar memenuhi tuntutan administratif, melainkan momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat budaya mutu di lingkungan madrasah.
"Seluruh warga madrasah telah mempersiapkan proses ini dengan maksimal. Kami berharap visitasi menjadi ruang evaluasi yang objektif sehingga kualitas layanan pendidikan dapat terus meningkat sesuai harapan masyarakat," ujarnya.
Menurut Fauzan, komitmen peningkatan mutu akan terus diwujudkan melalui pembelajaran yang berkualitas, penguatan karakter peserta didik, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta tata kelola madrasah yang profesional dan akuntabel.
Secara terpisah, Pendiri Utama Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB), Nof Hendra, memberikan apresiasi atas keseriusan MTsS Darul Falah dalam mengikuti proses akreditasi. Ia menilai akreditasi merupakan instrumen penting untuk memastikan lembaga pendidikan terus berkembang dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Akreditasi bukan hanya soal kelengkapan administrasi, tetapi mencerminkan komitmen lembaga terhadap peningkatan mutu pendidikan. Madrasah swasta juga perlu mendapatkan dukungan pemerintah melalui peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana prasarana, dan akses pendanaan agar mampu bersaing secara sehat," katanya.
Nof Hendra juga mendorong agar hasil visitasi tidak berhenti pada penilaian semata, tetapi ditindaklanjuti dengan langkah-langkah perbaikan yang melibatkan komite, orang tua, masyarakat, hingga insan pers sebagai bagian dari pengawasan publik.
"Mutu pendidikan hanya dapat tumbuh melalui evaluasi yang berkelanjutan dan keterlibatan semua pihak. Semoga hasil visitasi ini menjadi pijakan bagi MTsS Darul Falah untuk terus melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing," tutupnya.
(Red/Nf)
