-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Tepis Keterlibatan Kasus SMAN 3 Painan, Kacabdin Wilayah VII Sumbar Siap Ditelusuri Kejari Pessel

Kamis, 06 Agustus 2026 | Agustus 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-06T03:53:19Z
Muslim Arif, SPd, Kacabdin Wilayah V II Diknas Sumbar


Painan, MP----- Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Wilayah VII, Muslim Arif, S.Pd., memberikan klarifikasi tegas terkait isu yang menyeret namanya dalam dugaan pengelolaan anggaran di SMAN 3 Painan. Mantan Kepala SMAN 3 Painan tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesisir Selatan.


Tepis Aliran Dana Pungli dan KKN


Muslim Arif menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menerima aliran dana dari dugaan pungutan liar (pungli) maupun bentuk Praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) selama bertugas di lingkungan dinas pendidikan.


Pemeriksaan yang kini dilakukan pihak Kejaksaan mencakup berbagai komponen dana, seperti pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dana BOS Asrama dari APBD Provinsi Sumbar, uang pangkal, biaya seragam, hingga SPP bulanan di SMAN 3 Painan.


"Saya mendukung penuh proses pemeriksaan yang sedang berjalan di Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan. Selama menjabat, baik sebagai Kepala Sekolah maupun Kacabdin, saya tidak pernah menerima aliran dana pungli atau bentuk KKN apa pun. Saya menantang siapa saja untuk membuktikannya. Pengangkatan kepala sekolah baru pun murni bebas biaya," tegas Muslim Arif.


Klarifikasi Asal-Usul Aset Pribadi dan LHKPN


Selain isu anggaran sekolah, Muslim Arif juga memberikan penjelasan transparan mengenai sorotan atas kepemilikan aset pribadinya, termasuk kendaraan unit Toyota Pajero Sport Dakar Ultimate tahun 2022 serta aset tanah dan bangunan yang berlokasi di Sago.


Menurutnya, seluruh aset tersebut didapatkan secara sah dari hasil penjualan dua kendaraan lama miliknya dan sang istri (Toyota Fortuner 2009 dan Honda Mobilio) yang ditambahkan dengan modal atau bantuan keluarga. Ia memastikan seluruh riwayat harta kekayaannya telah dilaporkan secara resmi dan jujur dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).


Bantah Isu Hubungan Khusus dengan Kepala SMAN 3 Painan


Dalam kesempatan yang sama, Muslim juga menepis isu yang beredar terkait adanya hubungan khusus secara pribadi antara dirinya dengan Kepala SMAN 3 Painan saat ini, Rini Amelia. Ia menegaskan bahwa hubungan kerja di antara mereka murni profesional berdasarkan hierarki struktur organisasi dinas.


"Tidak ada hubungan khusus. Hubungan kami murni sebatas atasan dan bawahan dalam struktur hierarki dinas," ujarnya.


Ia menambahkan bahwa dirinya selalu terbuka terhadap kritik dan masukan konstruktif dari masyarakat maupun media demi perbaikan dan kemajuan kualitas pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan.


Masyarakat Tunggu Ketegasan Korps Adhyaksa


Di sisi lain, Aktivis Masyarakat Peduli Pendidikan Sumbar bersama warga Pesisir Selatan menyatakan akan terus mengawal perkembangan penanganan perkara ini. Publik berharap Korps Adhyaksa Kejari Pesisir Selatan dapat bekerja secara tajam, profesional, dan transparan tanpa tebang pilih demi membuktikan ketegasan penegakan hukum di tanah Pesisir Selatan.

(Idul Fitri/MP)

×
Berita Terbaru Update