![]() |
| Momentum HUT ke-5 PKBSM-P menjadi ajang mempererat persaudaraan dan meneguhkan nilai-nilai adat Minangkabau. |
Padang, MP----- Perkumpulan Keluarga Besar Suku Melayu Padang (PKBSM-P) memperingati hari jadi ke-5 di Gedung DPRD Kota Padang, Minggu (20/9/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan pengukuhan pengurus DPP, DPW, dan DPD.
Ketua PKBSM-P, Zukikifli Malay Rajo Panduko Sati, mengajak seluruh dunsanak Suku Melayu di Kota Padang dan Sumatera Barat mempererat persaudaraan serta memajukan perkumpulan.
“Marilah kita satukan Suku Melayu Minang di seluruh Kota Padang dan Sumatera Barat. Dengan semangat mancari dan mangumpuan dunsanak, kita perkuat silaturahmi, meneguhkan adat, serta melestarikan warisan leluhur,” ujarnya.
Ia mengatakan, kekuatan organisasi bertumpu pada kebersamaan, kepedulian, dan sikap saling menopang. Nilai tersebut tercermin dalam motto PKBSM-P, “Bersama kita kuat, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.”
Pesan serupa disampaikan inisiator sekaligus pendiri PKBSM-P, Mak Joni Ismet Dt. Singo Labiah dan Mak Solman Rajo Nangadang. Keduanya mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, saling peduli, dan mempererat hubungan antardunsanak melalui nilai “saciok bak ayam, sadancing bak basi.”
Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion, S.Pd., yang juga mamak Suku Melayu, turut hadir. Dalam sambutannya, ia mengajak keluarga besar PKBSM-P menghidupkan adat istiadat, seni, dan budaya Minangkabau, khususnya di lingkungan Suku Melayu Kota Padang.
Peringatan HUT ke-5 ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan menanamkan nilai budaya kepada generasi muda. Berlandaskan falsafah “Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah,” PKBSM-P diharapkan terus menjadi wadah persaudaraan, pelestarian tradisi, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.
Lima tahun perjalanan PKBSM-P menegaskan bahwa persatuan bukan sekadar ikatan kekerabatan, melainkan tanggung jawab bersama untuk merawat adat, menghargai sesama, dan menjaga warisan leluhur lintas generasi.
(Rj.alam/MP-red)
