![]() |
| Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu bersama jajaran saat menghadiri Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar 2026 di Bukittinggi. |
Bukittinggi, MP----- Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) bukan sekadar rangkaian program, tetapi sebuah gerakan yang tumbuh dari masyarakat dan bekerja dekat dengan kehidupan keluarga. Semangat itulah yang terasa dalam Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 sekaligus peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu (2/9).
![]() |
| Ny. Nia Jon Firman Pandu bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi, memperkuat semangat PKK untuk keluarga sejahtera. |
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, hadir bersama jajaran pengurus dan kader PKK Kabupaten Solok. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap para kader yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan dalam jambore tingkat provinsi.
![]() |
| Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu bersama kader, siap memberikan yang terbaik bagi daerah. |
Jambore dibuka Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli beserta jajaran Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumatera Barat. Hadir pula para kepala daerah, Ketua TP PKK kabupaten/kota, serta kader PKK dari seluruh Sumatera Barat.
Bagi Kabupaten Solok, jambore tidak semata-mata dipandang sebagai arena mengejar prestasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi kader untuk bertemu, belajar, bertukar pengalaman, sekaligus memperkaya kreativitas dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.
“Kita ingin para kader menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan kekompakan. Prestasi tentu menjadi harapan, tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana kegiatan ini bisa menjadi pengalaman dan motivasi bagi kader untuk semakin aktif memberikan kontribusi di tengah masyarakat,” ujar Ny. Nia.
Pesan tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan gerakan PKK tidak hanya diukur dari jumlah penghargaan yang diraih. Di balik setiap kegiatan kader, terdapat kerja-kerja sosial yang bersentuhan langsung dengan keluarga—mulai dari pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ketahanan keluarga.
Ny. Nia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK Kabupaten Solok yang telah mempersiapkan diri dan menunjukkan komitmen mengikuti rangkaian jambore. Menurutnya, kader merupakan ujung tombak gerakan PKK karena berada paling dekat dengan masyarakat.
Karena itu, peningkatan kapasitas, kreativitas dan kekompakan kader menjadi bagian penting yang perlu terus diperkuat. Kader yang semakin terampil dan percaya diri diharapkan mampu membawa semangat pemberdayaan itu kembali ke nagari dan lingkungan masing-masing.
Dalam jambore tahun ini, kontingen Kabupaten Solok mengikuti sejumlah kegiatan dan perlombaan dengan membawa semangat kebersamaan serta tekad memberikan penampilan terbaik. Mereka tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga membawa semangat keluarga-keluarga Solok yang selama ini menjadi bagian penting dari gerakan PKK.
Peringatan HKG PKK ke-54 pun menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen tersebut. PKK diharapkan terus hadir sebagai gerakan yang adaptif, kreatif dan berkelanjutan dalam mendorong keluarga agar semakin berdaya, mandiri dan sejahtera.
Dengan semangat “Bergerak Bersama, PKK Hebat, Keluarga Sejahtera”, Kabupaten Solok menempatkan jambore bukan sekadar sebagai panggung kompetisi, melainkan sebagai ruang untuk tumbuh bersama. Sebab, ketika kader bergerak dengan kepedulian dan kekompakan, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat—dimulai dari keluarga, kemudian berkembang menjadi kekuatan bagi daerah.
(Buya/MP-red)


