Padang, MP----- Pelebaran jalan di Kelurahan Limau Manih, Kota Padang, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pekerjaan yang dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan yang menjadi jalur aktivitas pendidikan.
![]() |
| Pekerjaan pemasangan batu kali pada proyek Rehabilitasi Jalan Paket 7 di Kelurahan Limau Manih, Kota Padang, untuk mendukung konstruksi saluran drainase dan memperkuat bahu jalan. |
Keberadaan sejumlah sekolah dan kampus Universitas Andalas (Unand) menjadikan ruas jalan ini memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, terutama pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, serta warga yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Dengan bertambahnya lebar jalan, masyarakat berharap akses menuju kawasan pendidikan menjadi lebih memadai, sehingga perjalanan dapat berlangsung lebih aman dan lancar. Perbaikan infrastruktur ini juga dinilai penting untuk mengimbangi kebutuhan transportasi yang terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas masyarakat.
Syafril, salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi pekerjaan, menyampaikan apresiasinya terhadap pelebaran jalan tersebut. Saat ditemui wartawan di kediamannya, Jumat (16/10/2026), ia berharap pembangunan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pelebaran jalan ini tentu sangat membantu. Dengan kondisi jalan yang lebih lebar, diharapkan arus kendaraan nantinya lebih lancar, apalagi di sepanjang kawasan ini banyak sekolah dan kampus,” ujar Syafril.
Menurutnya, kelancaran akses jalan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk ketika aktivitas sekolah, perkuliahan, dan kegiatan warga berlangsung bersamaan.
Harapan serupa disampaikan Jufri, mahasiswa Universitas Andalas yang kerap melewati ruas jalan tersebut untuk menuju kampus. Ia menilai pelebaran jalan berpotensi memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jalan setelah pekerjaan selesai.
“Sekarang kita masih harus berhati-hati saat melewati jalan ini karena proses pengerjaan masih berlangsung. Kami berharap pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga lalu lintas lebih lancar dan perjalanan menuju kampus menjadi lebih nyaman,” ungkap Jufri.
Pekerjaan Berjalan, Sejumlah Item Mulai Diselesaikan
Sementara itu, Samijo, pelaksana lapangan CV Fanetta Karya, menyampaikan bahwa pengerjaan di lapangan terus berjalan. Sejumlah item pekerjaan di beberapa titik telah mulai diselesaikan, sedangkan pekerjaan lainnya masih dilanjutkan sesuai tahapan pelaksanaan.
Menurut Samijo, pekerjaan yang masih berlangsung di antaranya pemasangan batu untuk saluran drainase dan penahan bahu jalan. Pengecoran bahu jalan juga telah dilaksanakan pada sejumlah bagian.
Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung fungsi jalan, bukan hanya dari sisi pelebaran badan jalan, tetapi juga dalam menunjang ketahanan konstruksi dan penataan sisi jalan. Pembangunan saluran drainase yang memadai juga diperlukan agar aliran air dapat terkelola dengan baik dan tidak mengganggu kondisi jalan.
Meski demikian, selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan ketika melintasi area proyek, serta memperhatikan kondisi sekitar, terutama apabila terdapat aktivitas pekerja dan kendaraan pengangkut material.
Mutu dan Ketepatan Waktu Menjadi Harapan Masyarakat
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan Rehabilitasi Jalan Paket 7, di bawah program penyelenggaraan jalan Pemerintah Kota Padang melalui Dinas PUPR. Pekerjaan tercatat menggunakan Nomor Kontrak 019/KONT.PJ/APBD/DPUPR/2026, dengan tanggal SPK 30 Juli 2026 dan nilai kontrak sebesar Rp8.515.001.509,00.
Papan proyek juga mencantumkan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender, dengan PT Lestari Sarana Mandiri Bengkulu sebagai kontraktor pelaksana dan PT Putra Aulia Konsultan sebagai konsultan supervisi.
Informasi tersebut menjadi acuan bagi masyarakat untuk mengetahui identitas pekerjaan, pelaksana, nilai kontrak, serta jangka waktu pelaksanaan proyek.
Di tengah berlangsungnya pembangunan, masyarakat berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai spesifikasi teknis, menggunakan material yang memenuhi persyaratan, serta memperhatikan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja. Pengawasan yang memadai juga diperlukan agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Bagi warga dan mahasiswa yang setiap hari menggunakan ruas jalan tersebut, manfaat proyek tidak semata-mata diukur dari bertambahnya lebar jalan. Kualitas permukaan, kondisi bahu jalan, kelancaran drainase, serta keamanan pengguna jalan menjadi bagian penting yang menentukan keberhasilan pembangunan.
Pelebaran jalan di Limau Manih pun diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung konektivitas kawasan pendidikan dan permukiman di Kota Padang. Dengan penyelesaian pekerjaan yang tepat waktu dan hasil konstruksi yang berkualitas, masyarakat menaruh harapan agar perjalanan sehari-hari menjadi lebih nyaman, aman, dan efisien.
Pada akhirnya, pembangunan infrastruktur jalan akan memberikan manfaat optimal apabila didukung pelaksanaan yang tertib, pengawasan yang konsisten, dan pemeliharaan berkelanjutan. Masyarakat kini menantikan hasil akhir pekerjaan tersebut agar akses jalan yang lebih memadai dapat segera dirasakan bersama.
(Red)

