-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Pembangunan Pengendalian Banjir Batang Kandis " Diapit " Persoalan Lahan Masyarakat

Jumat, 05 September 2025 | September 05, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-05T04:35:37Z
Pengerjaan pembangunan pengendalian banjir Batang Kandis, Kota Padang terus berjalan, diperkirakan bulan September ini progres pekerjaan mencapai angka 80 persen

Padang, MP----- Di Batang Kandis saat ini masih ada lahan masyarakat yang belum bebas atau belum selesai proses ganti rugi tanahnya. Kondisi tersebut dapat memperlambat penuntasan pengerjaan pembangunan pengendalian banjir di Batang Kandis, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Rivaldi, S.SiT, MM, Kepala Kantor BPN Padang, disela konfirmasi dengan media mp, diruang kerjanya 

Menanggapi hal ini, Kepala BPN Padang, Rivaldi, S.SiT, MM, mengatakan, selaku panitia pengadaan tanah, Kantor BPN Padang sudah menyelesaikan proses penetapan lokasi bidang - bidang tanah di Batang Kandis. Adapun persoalan yang muncul di Batang Kandis saat ini adalah bidang - bidang tanah yang dulu telah diproses Pemko Padang bersama BWSS-V Padang. 

Sejak pembangunan pengendalian banjir dilakukan, Batang Kandis terlihat tertata lebih baik, batu besar yang tersusun rapi dipinggir sungai menambah keindahan lingkungan

" Tanah masyarakat yang belum di proses Pemko dan Balai Sungai, itu yang berproses di BPN dan tidak ada masalah, " kata Rivaldi.


Sementara itu, Kepala Seksi Pengadaan dan Pengembangan sekaligus Ketua Satgas Yuridis Panitia B Kantor BPN Padang Ikhwan Mujahid Shafar, MH, menegaskan, pengadaan tanah di Batang Kandis yang berjalan saat ini merupakan Penlok tahun 2024. Dijelaskannya, bahwa pengadaan tanah di Batang Kandis ada dua Skema, yakni Skema pengadaan langsung dan Skema melalui tahapan.


Skema pengadaan langsung berada dibawah koordinasi Kantor BWSSV Padang, sedangkan Skema melalui tahapan dibawah koordinasi Kantor BPN Padang.


" Di Skema pengadaan langsung, BWSSV Padang langsung kepada masyarakat yang terdampak pengadaan tanah memberikan ganti rugi langsung, " kata Ikhwan.


" Jadi kalau ditanya bidang tanah yang belum diselesaikan mungkin yang bisa memberikan penjelasan lebih rinci adalah dari BWSS, karena seluruh data base bidang - bidang tanah itu ada pada mereka, " katanya lagi.


Terkait skema melalui tahapan, Ikhwan menjelaskan, dilaksanakan oleh Tim P2T Kantor BPN Padang yang diketuai langsung oleh Kepala Kantor BPN Padang. " Kebetulan kami sebagai kasi membantu tugas pelaksanaan itu, " terangnya.


Dikatakan juga, pengadaan tanah dengan skema melalui tahapan di BPN masih berjalan dan berproses. Dari sebelas bidang tanah yang berproses, dua bidang diantaranya belum setuju. " Keduanya terletak di Kelurahan Lubuk Buaya, ada soal nilai, yang satu masih pikir - pikir dulu, jadi kita tampung itu semua, kita catat itu sebagai hasil musyawarah, " jelasnya.


Dalam waktu dekat ini tim P2T akan melaksanakan rapat kembali. " Jadi mengundang kembali anggota panitia untuk rapat dan menentukan langkah apa yang diambil terkait bidang - bidang tanah yang sudah setuju dan bidang tanah yang belum setuju, " urainya.


Progres Pekerjaan Sudah 80 Persen


Ditengah persoalan pembebasan lahan itu, tidak menghambat proses pengerjaan pembangunan pengendalian banjir Batang Kandis, Kota Padang yang dilaksankan oleh PT. Katana. Buktinya, berbagai kesibukan kerja yang didukung sejumlah alat berat terlihat terus berjalan, bahkan di bulan September ini tercatat progres pekerjaan sudah mencapai lebih 80 persen, kata Mengker Project Manager kepada media dilokasi kegiatan, Kamis 4 September 2025.


Dikatakannya, secara keseluruhan pengerjaan terus berproses dan tidak ada masalah dilapangan, hanya saja dibagian yang belum bebas, belum bisa dikerjakan. " Harapan kami tentu lokasi yang belum bebas secepatnya diselesaikan, supaya dapat segera kita dikerjakan, " kata Mengker.


Saat ini pengerjaan jembatan gantung dengan lebar 1,5 meter, panjang lebih kurang 50 meter sedang dilakukan, diperkirakan dalam tiga bulan kedepan jembatan gantung sudah selesai dan dapat digunakan. " Mungkin bulan Desember mendatang jembatan gantung sudah bisa dilalui orang dan kendaraan bermotor, " pungkasnya.


Jadi Harapan Masyarakat 


Terealisasinya pembangunan pengendalian banjir Batang Kandis, membuat senang masyarakat di sekitar wilayah sungai besar di Kota Padang itu. Karena pembangunan pengendalian banjir Batang Kandis Kota Padang oleh Kementerian PU, Dirjen SDA, BWSSV Padang, menjadi kabar gembira yang telah lama dinanti masyarakat untuk mengatasi bencana banjir yang sering terjadi diwilayah Batang Kandis, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.


" Tentunya kami warga disini senang adanya pembangunan pengendalian banjir Batang Kandis ini, disamping mengatasi banjir sungai kami nantinya tambah lebih baik, ditambah lagi adanya akses jalan dan jembatan, " tutur Ita warga Kampung Jambak, Kelurahan Baptipuh Panjang ini.


Masyarakat merasakan sejak pembangunan pengendalian banjir Batang Kandis mulai dilaksanakan tahun 2024, sampai hari ini belum ada banjir yang terjadi dikawasan Batang Kandis. " Setahu saya sejak proyek ada, belum ada disini terjadi banjir, semoga pembangunan nya lancar dan cepat selesai, " kata Samsu warga lainnya menimpali. (Rj/mp)

×
Berita Terbaru Update