![]() |
| Alat berat BUMN Karya bersiap diberangkatkan untuk penanganan banjir dan longsor di Sumatera. |
Jakarta, MP----- Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan dukungan penuh dalam penanganan darurat banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bersama empat BUMN Karya PT Hutama Karya, PP, Waskita Karya, dan Adhi Karya, Kementerian PU mengirimkan alat berat untuk percepatan normalisasi akses dan pemulihan area terdampak.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan pentingnya penanganan bencana yang cepat, tepat, dan menyeluruh. Arahan ini menjadi tekanan bagi kementerian dan para pelaksana di lapangan agar tidak mengulang pola lambat yang selama ini sering dikritik publik, terutama dalam fase darurat 72 jam pertama.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen percepatan. “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak dalam menjalankan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Namun demikian, efektivitas pengerahan alat berat oleh BUMN Karya kini menjadi perhatian. Di sejumlah daerah, warga masih mengeluhkan keterlambatan pembukaan akses jalan dan minimnya koordinasi antarinstansi. Pengawasan penggunaan alat berat, penempatan sumber daya, hingga transparansi pendanaan menjadi isu penting yang terus disorot.
Dengan intensitas bencana yang kian meningkat, penanganan kali ini menjadi ujian awal apakah komitmen percepatan ala Asta Cita benar-benar berjalan, atau hanya berhenti sebagai seremonial instruksi.
(bakom.ri)

