-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Lapas Padang Dorong Narapidana Lanjut Pendidikan hingga Perguruan Tinggi

Rabu, 31 Desember 2025 | Desember 31, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-31T08:55:07Z
Kepala Lapas Kelas II A Padang, Junaidi Rison, menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait program pendidikan kesetaraan dan peluang perguruan tinggi bagi warga binaan, Rabu (31/12/2025).

Padang, MP----- Menutup akhir tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Padang menggelar kegiatan ngopi bareng bersama wartawan, Rabu (31/12), di komplek Lapas. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi terkait pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

Kepala Lapas Kelas II A Padang Junaidi Rison didampingi Kepala Pengamanan Lapas Dimas Eka Putra dan Kepala Subbagian Keamanan Mellyadi Mulya saat berdialog dengan awak media.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah pendidikan kesetaraan bagi narapidana, mulai dari Paket A, Paket B, Paket C, hingga peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.


Kepala Lapas Kelas II A Padang, Junaidi Rison, mengatakan pendidikan merupakan bekal penting bagi warga binaan untuk memperbaiki masa depan mereka setelah menjalani masa pidana.


“Narapidana kita dorong untuk mendapatkan pendidikan kesetaraan. Bahkan untuk perguruan tinggi, itu sudah menjadi cita-cita saya sejak awal. Saya berpikir ada warga binaan yang putus sekolah atau putus kuliah, dan mereka harus diberi kesempatan untuk melanjutkan,” ujarnya.


Untuk mendukung program tersebut, Lapas Kelas II A Padang telah menjalin kerja sama dengan beberapa universitas swasta. Perguruan tinggi ini diharapkan dapat memberikan fasilitas dan kompensasi agar warga binaan yang ingin menyelesaikan pendidikan jenjang S1 dapat mengikuti perkuliahan dari dalam Lapas.


“Ini harapan kami ke depan. Program ini selaras dengan salah satu poin dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tutup Junaidi, yang didampingi Kepala Pengamanan Lapas Dimas Eka Putra dan Kepala Subbagian Keamanan Mellyadi Mulya.


Sebagai bagian dari reformasi pemasyarakatan, program pendidikan kesetaraan yang dijalankan Lapas Kelas II A Padang merupakan implementasi nyata dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI yang berorientasi pada pembinaan, keamanan, dan kemanusiaan. Program aksi tersebut meliputi :

penguatan keamanan dan ketertiban lapas dan rutan,

peningkatan kualitas pembinaan narapidana dan anak binaan,

penyelenggaraan pendidikan kesetaraan dan pelatihan keterampilan,

peningkatan layanan kesehatan dan pemenuhan hak dasar warga binaan,

penguatan integritas dan profesionalisme sumber daya manusia,

pencegahan peredaran narkoba dan handphone ilegal di dalam lapas,

optimalisasi program reintegrasi sosial,

peningkatan pelayanan publik berbasis digital,

percepatan reformasi birokrasi,

penguatan pengawasan internal,

peningkatan kerja sama lintas sektor dan kemitraan strategis,

penguatan fungsi keimigrasian yang humanis dan berkeadilan,

peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian kepada masyarakat,

penegakan hukum keimigrasian secara profesional, serta

penguatan peran pemasyarakatan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia nasional.

Melalui pelaksanaan seluruh program tersebut, Lapas Kelas II A Padang menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga menghadirkan pembinaan berkelanjutan, membuka akses pendidikan seluas-luasnya, serta menyiapkan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih mandiri, berdaya, dan bermartabat.

×
Berita Terbaru Update