-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Menteri ATR/BPN dan Sekdaprov Sumbar Tinjau Palembayan, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana

Minggu, 07 Desember 2025 | Desember 07, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-07T02:43:12Z
Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi mendampingi Menteri ATR/BPN Nusron Wahid meninjau lokasi terdampak bencana di Palembayan.

Agam, MP----- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau langsung lokasi bencana di Nagari Salareh Aia Timur, Jorong Kampung Tangah, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sabtu (6/12/2025).


Kunjungan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Lembaga Penanggulangan Bencana MUI Pusat yang baru dibentuk, dengan Nusron Wahid sebagai ketua. Turut dalam rombongan sejumlah unsur kementerian serta tim kemanusiaan yang menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak, berupa makanan siap saji, air minum, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya.


Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi menyebut kehadiran pemerintah pusat melalui Menteri ATR/BPN sekaligus Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana MUI Pusat merupakan bentuk dukungan nyata bagi warga yang tengah menghadapi masa sulit.


“Sore hari ini saya hadir di Nagari Salareh Aia mendampingi Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana MUI Pusat yang juga Menteri ATR/BPN, Bapak Nusron Wahid. Lembaga ini baru terbentuk untuk mengurusi penanggulangan bencana, dan hari ini hadir langsung memberikan bantuan bagi warga terdampak,” ujar Arry.


Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan bukan hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga dorongan moral bagi masyarakat agar tetap kuat dan bangkit kembali.


“Kita berharap bencana ini segera berakhir dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan seperti sediakala. Kita terus bermohon dan berlindung kepada Allah SWT agar Sumatera Barat dijauhkan dari berbagai bencana,” tambahnya.


Arry menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus melakukan koordinasi lintas sektor dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, serta berbagai lembaga kemanusiaan untuk mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.

(hms.sb)

×
Berita Terbaru Update