-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Menteri ESDM Puji Kepemimpinan Mahyeldi dalam Penanganan Darurat Bencana di Sumbar

Kamis, 04 Desember 2025 | Desember 04, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-04T09:58:53Z
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berbincang dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi sesaat setelah mendarat di VIP Bandara Internasional Minangkabau, sebelum meninjau daerah terdampak bencana.

Padang, MP----- Upaya cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi mendapat pengakuan langsung dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia. Kunjungannya ke Sumbar pada Rabu (3/12/2025) menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor yang dibangun Gubernur Mahyeldi Ansharullah berjalan efektif di tengah situasi darurat.


Setibanya di VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Bahlil menyampaikan apresiasinya terhadap respons cepat Mahyeldi sejak bencana melanda berbagai daerah di Sumbar. Ia menilai langkah-langkah Gubernur telah menggerakkan banyak pihak untuk turun tangan membantu proses evakuasi dan pemulihan.


“Gerak cepat Pak Gubernur membuat banyak pihak merasa bertanggung jawab dan ikut membantu. Dalam kondisi darurat seperti ini, respon kepemimpinan itu sangat menentukan. Karena itu, pantas beliau kita apresiasi,” ujar Bahlil.


Menteri ESDM itu juga menyoroti bagaimana Mahyeldi mampu menyatukan berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga instansi teknis. Menurutnya, kemampuan merangkul inilah yang mempercepat pemulihan energi dan kelistrikan di wilayah-wilayah terdampak.


“Kerusakan infrastrukur energi cukup berat jaringan patah, tower listrik tumbang. Tapi pemulihannya berjalan lebih cepat dari perkiraan. Ini karena koordinasinya berjalan baik,” jelas Bahlil.


Menanggapi pujian tersebut, Gubernur Mahyeldi menyatakan bahwa keberhasilan penanganan awal bencana merupakan kerja bersama seluruh elemen. Ia menegaskan bahwa setiap instansi bergerak sesuai tugas dan kapasitas masing-masing.


“Ini bukan karena saya pribadi. Banyak pihak terlibat, mulai dari BNPB, PLN, balai teknis, TNI/Polri, hingga pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat. Kolaborasi ini yang membuat penanganan berjalan optimal,” kata Mahyeldi.


Meski demikian, Mahyeldi menekankan bahwa pekerjaan besar masih menanti, yaitu memastikan masyarakat bangkit kembali setelah masa darurat. Pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial disebutnya membutuhkan dukungan yang kuat dari pemerintah pusat. “Kami berharap dukungan lebih lanjut dari pemerintah pusat, dan kami sampaikan itu melalui Pak Menteri Bahlil,” tutupnya.

(*)

×
Berita Terbaru Update