Pessel, MP----- Pemerintah pusat menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Kabupaten Pesisir Selatan. Kepala Balai Jalan Nasional bersama Balai Wilayah Sungai dan Balai Cipta Karya, didampingi Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni dan Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, turun langsung meninjau lokasi terdampak bencana di Kapencong, Lubuak Gambia, Kecamatan Bayang.
Di lokasi, rombongan melihat kondisi kerusakan yang cukup parah. Sejumlah rumah warga mengalami rusak berat, lahan persawahan tertimbun material banjir, serta jembatan penghubung masyarakat tidak lagi dapat difungsikan secara normal. Kerusakan tersebut berdampak besar terhadap aktivitas harian dan perekonomian warga.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan hadir sepenuhnya dalam proses pemulihan pascabencana di Pesisir Selatan.
“Kami memastikan pemerintah pusat tidak tinggal diam. Seluruh kerusakan infrastruktur seperti jembatan, irigasi, dan fasilitas pendukung masyarakat akan dibangun kembali melalui skema rehabilitasi dan rekonstruksi menggunakan dana APBN,” tegas Andre Rosiade.
Ia juga menambahkan bahwa arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sangat jelas, yakni memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan penanganan cepat, tepat, dan berkelanjutan hingga kondisi kembali normal.
Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respon cepat pemerintah pusat terhadap musibah yang menimpa warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan DPR RI, khususnya Bapak Andre Rosiade. Kehadiran langsung di lokasi menjadi penyemangat bagi masyarakat kami yang saat ini tengah berjuang bangkit dari bencana,” ujar Hendrajoni.
Pemerintah pusat juga menyiapkan bantuan bagi warga terdampak berupa penyediaan rumah sementara (huntara) serta bantuan dana sebesar Rp600 ribu per keluarga hingga rumah warga dapat kembali dihuni. Selain itu, pemulihan lahan pertanian dan sarana irigasi akan menjadi prioritas agar roda ekonomi masyarakat kembali berjalan.
Di akhir kunjungan, rombongan menegaskan komitmen untuk terus mengawal proses pemulihan hingga masyarakat Kapencong dan sekitarnya benar-benar pulih dan dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
(tim/mp)
