![]() |
| Azizah dan Mislinawati, Dua Srikandi Pelayanan Kantor Walinagari Tapakih, melayani masyarakat dengan senyum dan ramah. |
Padang Pariaman, MP----- Pelayanan publik yang ramah dan responsif menjadi wajah terdepan pemerintahan di tingkat nagari. Di Kantor Walinagari Tapakih, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman, dua sosok perempuan menjadi garda terdepan dalam memastikan masyarakat terlayani dengan baik. Mereka adalah Azizah dan Mislinawati, yang akrab disapa sebagai “Dua Srikandi” di bagian pelayanan.
Setiap hari kerja, keduanya tampak sigap menyambut warga dengan senyum dan sapaan hangat. Tak sekadar menjalankan tugas administratif, Azizah dan Mislinawati menghadirkan suasana pelayanan yang humanis, membuat masyarakat merasa dihargai dan dibantu dalam setiap urusan.
Firman, warga Korong Kubu, mengaku merasakan langsung keramahan tersebut saat mengurus surat keperluan BPJS di kantor walinagari, Kamis (26/1).
“Saya ke sini mengurus surat untuk BPJS. Pelayanan petugas sangat baik. Kalau masyarakat ada kendala, petugas membantu memandu kami dalam melengkapi persyaratan surat,” ujar Firman kepada wartawan.
Menurutnya, kehadiran petugas yang sabar dan komunikatif sangat membantu, terutama bagi warga yang belum sepenuhnya memahami prosedur administrasi. “Kami jadi tidak bingung. Semua dijelaskan dengan baik,” tambahnya.
Hal senada disampaikan jurnalis momenpembaruan.com, Darmen Rajo Alam. Ia menilai, kualitas pelayanan di Kantor Walinagari Tapakih menunjukkan perubahan positif.
“Jika petugas di bagian pelayanan seperti Azizah dan Mislinawati, tentu pelayanan yang dirasakan masyarakat selalu baik. Warga yang datang terlihat terbantu dan senang. Petugasnya ramah dan melayani dengan sepenuh hati,” tuturnya.
Pelayanan prima yang dirasakan masyarakat tersebut tidak terlepas dari arah kepemimpinan Nagari Tapakih yang saat ini dikomandoi oleh Ad Kusnandar selaku Penjabat (Pj) Walinagari Tapakih. Di bawah kepemimpinannya, pembenahan sistem administrasi dan peningkatan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama.
Ad Kusnandar mendorong agar seluruh perangkat nagari mengedepankan prinsip cepat, tepat, dan ramah dalam melayani masyarakat. Ia menekankan bahwa kantor walinagari adalah rumah pelayanan publik, tempat masyarakat datang dengan berbagai kebutuhan yang harus disikapi dengan empati dan solusi.
Transformasi pelayanan di tingkat nagari ini juga diperkuat dengan pemanfaatan teknologi digital dalam sistem administrasi. Di era digitalisasi saat ini, proses pengurusan surat - menyurat menjadi lebih cepat dan tertata. Data masyarakat dapat diakses lebih efisien, sehingga waktu tunggu semakin singkat dan potensi kesalahan administrasi dapat diminimalkan.
Namun demikian, kemajuan sistem digital tetap membutuhkan sentuhan humanis dari para petugas di garis depan. Kombinasi antara dukungan teknologi dan sikap ramah aparatur menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.
Kehadiran Dua Srikandi di meja pelayanan Kantor Walinagari Tapakih menjadi cerminan semangat tersebut. Di tengah tuntutan pelayanan yang semakin cepat dan transparan, senyum dan sapaan hangat yang mereka tebarkan menjadi energi positif bagi warga yang datang.
Sebuah potret sederhana namun bermakna dari Nagari Tapakih, bahwa pelayanan terbaik bukan hanya soal administrasi yang selesai, tetapi juga tentang rasa nyaman dan dihargai yang dibawa pulang oleh masyarakat.
(Red)
