-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

SLB Negeri 2 Padang Ngebut Penyelesaian Revitalisasi, Target Selesai Sebelum Tahun Ajaran Baru

Jumat, 05 Desember 2025 | Desember 05, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-05T07:09:38Z
Syamsir Tanjung, Qori Adriandi, dan Afridon jurnalis/editor berdiri di salah satu bangunan SLB Negeri 2 Padang yang telah memasuki tahap finishing.

Padang, MP----- Program Revitalisasi Satuan  Pendidikan Tahun 2025 di SLB (Sekolah Luar Biasa) Negeri 2 Padang memasuki tahap akhir. Memasuki minggu pertama Desember, Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) terus mengejar penyelesaian pekerjaan agar seluruh ruang yang dibangun baru dan direhab dapat digunakan pada tahun ajaran baru.

Suasana dilokasi pengerjaan revitalisasi ruang kelas baru di SLB Negeri 2 Padang.

Syamsir Tanjung, Panitia Pelaksana Lapangan, mengatakan bahwa per 5 Desember pekerjaan sudah berada pada tahap finishing dan pengecatan. “Tinggal finishing dan pengecatan. Perkiraan saya sebelum 15 Desember pekerjaan sudah selesai,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (5/12/2025).

Bersama Direktur Direktorat PKPLK Kemendikdasmen RI yang mengenakan topi putih saat meninjau bangunan bantuan revitalisasi sekolah tahun 2025 di SLB Negeri 2 Padang.


Meski pengerjaan dikebut, Syamsir menegaskan bahwa mutu tetap menjadi fokus utama. Ia menanggapi temuan retakan pada beberapa bagian dinding. “Pengerjaan belum selesai. Retakan - retakan itu nanti akan diperbaiki. Bagi kami mutu yang paling utama,” tegasnya.

Foto bersama siswa peraih juara MTQ tingkat Sumbar pada ajang FLS2N, bersama Direktur dan Konsultan Kebencanaan Kemendikdasmen RI.

Di sisi lain, Wakil Kesiswaan, Qori Adriandi, berharap seluruh ruang termasuk empat ruang kelas baru, satu ruang pembelajaran khusus, dan tiga ruang kelas bidang bisa ditempati saat tahun ajaran baru dimulai. “Kita berharap tahun ajaran baru nanti sudah bisa digunakan,” katanya.


Kepala SLB Negeri 2 Padang, Miky Indra M, SPd, MPd, menyampaikan bahwa pihak sekolah berkomitmen menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai target yang diarahkan Direktur SLB Direktorat PKPLK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), terutama pasca kunjungan Menteri ke Sumbar.


“Kami berusaha maksimal. Minimal minggu ketiga Desember secara fisik sudah siap. Harapannya, 2 Januari 2026 seluruh gedung sudah dapat dimanfaatkan,” jelasnya.


Miky menambahkan bahwa panitia melakukan evaluasi harian untuk memastikan pekerjaan tidak meleset dari jadwal. “Setiap tukang selesai bekerja, kami langsung evaluasi dan bermusyawarah. Arahan direktur jelas, paling lambat 31 Desember tuntas. Tapi komitmen kami di minggu ketiga pekerjaan selesai,” ujarnya.


Tidak hanya mengejar penyelesaian revitalisasi, sekolah juga tengah mengupayakan pembangunan gedung serba guna yang diusulkan melalui sistem pengajuan kementerian. Progres administrasi telah mencapai 50 persen.


“Kami sedang menyiapkan berkas aset dan sertifikat. Sudah ada titik terang, dan kami diminta menyiapkan persyaratan agar tahun 2026 bisa diusulkan untuk perluasan bangunan,” ungkap Miky.


Menurutnya, gedung serba guna sangat dibutuhkan karena area tengah sekolah yang kini berfungsi sebagai lapangan dinilai berpotensi untuk pengembangan fasilitas olahraga indoor. “Pak direktur melihat pentingnya ruang serbaguna, terutama saat hujan agar siswa tetap bisa berolahraga,” tutupnya.

(Red-mp)

×
Berita Terbaru Update