![]() |
| Sinergi pusat dan daerah, H. Andre Rosiade menyampaikan dukungan penuh berbagai pihak terhadap pembangunan flyover Padang Luar. |
Agam, MP----- Usulan pembangunan flyover di kawasan Padang Luar, Kabupaten Agam, akhirnya mendapat persetujuan dari Menteri Pekerjaan Umum (PU). Kabar tersebut disampaikan oleh Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, H. Andre Rosiade, yang selama ini aktif mendorong percepatan penanganan kemacetan di kawasan strategis tersebut.
Andre Rosiade mengungkapkan rasa syukur atas disetujuinya usulan pembangunan flyover Padang Luar yang telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, persetujuan ini tidak terlepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Agam, hingga PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang memiliki aset lahan di kawasan Padang Luar.
“Alhamdulillah, usulan saya kepada Menteri PU untuk pembangunan flyover di Padang Luar telah disetujui. Saya juga bersyukur karena usulan ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sumatera Barat, Bupati Agam, serta Direktur Utama PT KAI yang memiliki aset lahan di kawasan Padang Luar,” ujar Andre Rosiade.
Ia menjelaskan, pembangunan flyover ini menjadi kebutuhan mendesak mengingat Padang Luar merupakan salah satu titik kemacetan terparah di Sumatera Barat yang telah terjadi selama puluhan tahun. Kondisi tersebut kerap menghambat mobilitas masyarakat, arus logistik, serta aktivitas ekonomi antardaerah.
Andre Rosiade juga mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Agam dan sekitarnya, untuk memberikan doa dan dukungan agar proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan flyover dapat berjalan lancar.
“Kita mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar rencana pembangunan flyover Padang Luar ini bisa segera terwujud. Insyaallah, kehadiran flyover ini nantinya menjadi solusi bersama dalam mengurai kemacetan dan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan aktivitas masyarakat,” tegasnya.
Jika terealisasi, flyover Padang Luar diharapkan mampu memperlancar arus lalu lintas, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta menjadi salah satu infrastruktur strategis penunjang konektivitas di Sumatera Barat.
(tim-AR/red)
