![]() |
| Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau lahan seluas 4,6 hektare yang disiapkan Pemko Padang untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Pauh. |
Padang, MP----- Pemerintah Kota Padang menyiapkan lahan seluas 4,6 hektare untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di kawasan Rimbo Panjang dan Sungkai, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh.
![]() |
| Calon lokasi Huntap seluas 4,6 hektare di Kecamatan Pauh, disiapkan Pemko Padang untuk relokasi warga terdampak bencana alam. |
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi kawasan Huntap tersebut pada Sabtu (10/1/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kelayakan lahan dari berbagai aspek, terutama terkait keamanan, kontur tanah, serta aksesibilitas menuju lokasi.
Maigus Nasir menegaskan bahwa pembangunan Huntap harus mengedepankan faktor keselamatan dan kenyamanan warga. Oleh karena itu, pemerintah kota tidak ingin terburu-buru sebelum memastikan lahan benar-benar aman dari potensi bencana susulan.
“Kita ingin masyarakat yang direlokasi benar-benar merasa aman dan nyaman. Lahan ini harus bebas dari risiko banjir dan longsor, serta memiliki akses jalan yang memadai,” ujarnya.
Selain aspek keamanan, Pemko Padang juga mempertimbangkan ketersediaan infrastruktur pendukung, seperti akses air bersih, listrik, serta kedekatan dengan fasilitas umum dan layanan sosial masyarakat.
Pembangunan Huntap ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memberikan solusi jangka panjang bagi warga terdampak bencana, sekaligus upaya menata kawasan permukiman yang lebih aman dan layak huni.
(Pd/red)

