-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

UMKM Champion 2026 : Jalan Pemko Padang Cetak Pengusaha Mikro Tangguh dan Berdaya Saing

Kamis, 29 Januari 2026 | Januari 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-29T03:07:03Z
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, menyampaikan pemaparan terkait UMKM Champion 2026.

Padang, MP----- Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Koperasi dan UKM kian serius mengakselerasi Program Unggulan UMKM Naik Kelas. Salah satu terobosannya diwujudkan lewat Rumah Wirausaha yang melahirkan ajang kompetitif bertajuk UMKM Champion 2026.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, menyebutkan bahwa program ini dirancang bukan sekadar ajang lomba, melainkan proses pembinaan menyeluruh agar pelaku usaha mikro mampu tumbuh dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Target kita bukan hanya bertahan, tapi bagaimana UMKM ini benar-benar siap naik kelas dan kompetitif,” ujar Fauzan, Rabu (28/1/2026).

Sejak dibuka pada Oktober 2025, UMKM Champion 2026 mendapat antusiasme luar biasa. Lebih dari 1.000 pelaku usaha mendaftar dan melalui proses seleksi ketat. Dari jumlah tersebut, 480 UMKM terpilih mengikuti pembekalan intensif bersama tiga lembaga inkubator profesional.

Ketiga inkubator tersebut yakni Iconity by HIPMI Padang, Oase Academy by Info Sumbar, serta Fludzi Academy by Chef Eri, yang fokus mengasah kemampuan bisnis, penguatan produk, hingga strategi pemasaran digital.

Usai pendampingan, kini tersaring 30 finalis terbaik yang akan melaju ke babak puncak. Fauzan mengungkapkan, final UMKM Champion 2026 akan dikemas secara kreatif dengan konsep menyerupai reality show.

“Konsepnya mirip Indonesian Idol. Akan ada fragmen-fragmen menarik, di mana pelaku usaha menampilkan branding, cerita produk, dan kekuatan bisnis mereka,” jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemko Padang menyiapkan total hadiah Rp100 juta untuk lima pemenang terbaik—yang disebut sebagai hadiah lomba UMKM terbesar sepanjang sejarah Kota Padang.

Penilaian final akan menitikberatkan pada tiga indikator utama, yakni pemahaman produk, kinerja bisnis dan pertumbuhan omzet, serta penguasaan digital marketing.

“Digital marketing menjadi instrumen kunci. Dari sanalah kita bisa melihat apakah UMKM benar-benar siap naik kelas,” tegas Fauzan.

Dari 30 finalis, sekitar 60 persen bergerak di sektor kuliner, 20–30 persen fashion, dan sisanya dari sektor kriya. Program UMKM Champion ini direncanakan menjadi agenda tahunan Pemko Padang hingga akhir masa kepemimpinan Wali Kota saat ini.

“Insyaallah program ini terus berlanjut, selama manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelaku UMKM,” pungkas Fauzan Ibnovi.

(Pd/*)

×
Berita Terbaru Update