![]() |
| Musrenbang Kelurahan Ngalau membahas 29 usulan pembangunan yang didominasi perbaikan irigasi dan fasilitas terdampak bencana, Selasa (3/2/2026). |
Padang Panjang, MP----- Sebanyak 29 usulan pembangunan dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT), Selasa (3/2/2026). Mayoritas usulan menitikberatkan pada perbaikan infrastruktur irigasi serta fasilitas umum yang terdampak bencana.
Musrenbang yang digelar di halaman Kantor Lurah Ngalau ini dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdako Padang Panjang, Ade Nafrita Anas. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bappeda Putra Dewangga, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sonya Themiarto, Camat Padang Panjang Timur Wira Jaya Septikha, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutannya, Ade Nafrita menegaskan bahwa Musrenbang merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan.
“Musrenbang adalah wadah untuk membahas usulan-usulan yang datang langsung dari masyarakat. Usulan ini juga menjadi bagian dari program OPD dan diselaraskan dengan visi dan misi Wali Kota serta Wakil Wali Kota. Namun, karena keterbatasan anggaran, tentu tidak semua usulan dapat direalisasikan,” ujarnya.
Meski demikian, ia berharap seluruh usulan yang telah dibahas dapat terus diperjuangkan hingga ke Musrenbang tingkat kota.
Senada dengan itu, Camat Padang Panjang Timur, Wira Jaya Septikha, berharap usulan yang diajukan benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depan.
“Dari 29 usulan yang disampaikan, sebagian besar berkaitan dengan perbaikan saluran irigasi serta pemulihan fasilitas yang rusak akibat bencana beberapa waktu lalu. Semoga usulan ini dapat terealisasi dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Lurah Ngalau, Sazali, menjelaskan bahwa dari total 29 usulan tersebut, tujuh merupakan usulan kelurahan dan 22 lainnya berasal dari RT.
“Kami memprioritaskan perbaikan irigasi di Lubuk Janggan yang jebol akibat bencana. Kerusakan ini menyebabkan terganggunya aliran air ke persawahan warga, sehingga perlu penanganan segera,” ungkapnya.
Musrenbang Kelurahan Ngalau diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran dan menjawab kebutuhan riil masyarakat di tingkat kelurahan.
(HM.pj)
