Jakarta, MP----- Upaya mengakhiri kemacetan puluhan tahun di Sumatera Barat memasuki fase konkret. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatukan langkah dalam percepatan pembangunan Flyover Padang Luar serta jalur penyelamatan darurat di kawasan Panyalaian.
Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra, H. Andre Rosiade, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin, yang berlangsung di Jakarta, Selasa pagi. Turut hadir Asisten II Pemprov Sumbar, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR), Kepala Bappeda, serta perwakilan Dinas Perhubungan.
Andre Rosiade menegaskan bahwa pembangunan Flyover Padang Luar dan jalur penyelamatan darurat Panyalaian merupakan kebutuhan mendesak masyarakat Sumatera Barat, bukan sekadar proyek infrastruktur biasa.
“Persoalan kemacetan ini sudah puluhan tahun dirasakan masyarakat. Karena itu, pembangunan Flyover Padang Luar dan jalur penyelamatan darurat Panyalaian harus dipercepat karena menyangkut keselamatan, kelancaran mobilitas, serta pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Andre Rosiade.
Ia menyampaikan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat berkomitmen mendorong pembangunan infrastruktur yang terintegrasi, berkelanjutan, dan memberikan dampak langsung bagi rakyat. Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan DPR RI menjadi kunci agar proyek strategis ini dapat direalisasikan tepat waktu dan tepat sasaran.
“PT KAI sebagai BUMN memiliki peran strategis, sehingga koordinasi dan kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat. Kami di Komisi VI DPR RI akan mengawal proses ini agar berjalan sesuai rencana dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Sumatera Barat,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Andre Rosiade menyebutkan bahwa pada 19 Februari mendatang akan dilakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan Flyover Padang Luar dan jalur penyelamatan darurat Panyalaian bersama Direktur Utama PT KAI dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Kunjungan lapangan ini penting untuk memastikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan kondisi riil di lapangan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Andre.
Pembangunan Flyover Padang Luar dan jalur penyelamatan darurat Panyalaian diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam memperlancar arus transportasi, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.
(tim-AR)
