-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

TNI Siap Diperkuat Jadi Kekuatan Olahraga Nasional, Wamenhan dan Menpora Bahas Sinergi Atlet Unggulan

Selasa, 03 Februari 2026 | Februari 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-03T01:47:00Z
Wakil Menteri Pertahanan RI Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto bersama Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir saat berdiskusi mengenai penguatan kerja sama pembinaan atlet TNI untuk cabang olahraga unggulan, guna meningkatkan prestasi Indonesia di ajang internasional.

Jakarta, MP----- Upaya memperkuat prestasi olahraga nasional terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Wakil Menteri Pertahanan RI, Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, bersama Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, membahas kerja sama strategis untuk memaksimalkan potensi atlet-atlet dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada sejumlah cabang olahraga unggulan.

Pertemuan tersebut menyoroti cabang-cabang yang selama ini menjadi kekuatan TNI, seperti anggar, menembak, judo, gulat, serta beberapa cabor bela diri dan ketangkasan lainnya yang berpeluang besar menyumbang prestasi di tingkat regional maupun internasional.

Wakil Menteri Pertahanan RI, Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, menegaskan bahwa TNI memiliki sumber daya manusia yang disiplin, tangguh, dan kompetitif, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan sebagai atlet berprestasi.

“Banyak prajurit TNI yang memiliki bakat dan prestasi olahraga luar biasa. Jika dibina secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan sistem olahraga nasional, mereka tidak hanya mampu meraih medali, tetapi juga menjadi duta bangsa yang menunjukkan karakter dan kedisiplinan Indonesia di kancah dunia,” ujar Donny.

Ia menambahkan, keberhasilan personel TNI pada ajang SEA Games 2025 menjadi bukti konkret kontribusi TNI bagi olahraga nasional. Pada ajang tersebut, atlet-atlet TNI yang tergabung dalam kontingen Indonesia berhasil menyumbangkan 19 medali emas.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menyambut baik sinergi antara Kemenhan, TNI, dan Kemenpora dalam memperkuat ekosistem olahraga prestasi nasional.

“Prestasi tidak lahir secara instan. Kita butuh sistem pembinaan yang kuat, berkelanjutan, dan inklusif. Atlet-atlet dari TNI sudah terbukti punya mental juara. Kolaborasi ini akan memperluas basis atlet nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di ajang internasional,” kata Erick Thohir.

Menpora menegaskan bahwa ke depan, Kemenpora akan mendorong pembinaan atlet TNI agar terintegrasi dengan pelatnas dan sistem kompetisi nasional, sehingga jalur prestasi mereka semakin terbuka dan berkesinambungan.

Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak anggota TNI berprestasi yang tampil di panggung dunia, tidak hanya mengharumkan nama Indonesia lewat raihan medali, tetapi juga menjadi simbol ketangguhan, disiplin, dan kedigdayaan bangsa.

(*)

×
Berita Terbaru Update