-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Wapang TNI dan Menhan Tinjau Satuan Yon TP di Jawa Timur, Pastikan Kesiapan Operasional Perkuat Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | Juli 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-12T07:00:08Z
Wapang TNI dan Menhan RI memberikan arahan kepada prajurit guna memperkuat disiplin, profesionalisme, dan semangat pengabdian.


Jawa Timur, MP----- Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin melakukan peninjauan ke sejumlah satuan Yonif TP di wilayah Jawa Timur guna memastikan kesiapan operasional, profesionalisme prajurit, serta penguatan pembangunan kekuatan pertahanan nasional.

Kunjungan kerja di Tuban, Bojonegoro, dan Nganjuk menjadi bagian dari penguatan pembangunan kekuatan pertahanan nasional.


Dalam kunjungan kerja yang berlangsung pada Jumat (10/7/2026) tersebut, rombongan didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa. Peninjauan meliputi Yonif TP 932 di Kabupaten Tuban, Brigif TP 33 dan Yonif TP 885 di Kabupaten Bojonegoro, serta Yonif TP 933 di Kabupaten Nganjuk.


Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi langsung terhadap kesiapan satuan TNI di lapangan, sekaligus memastikan seluruh unsur personel, alutsista pendukung, serta sarana dan prasarana operasional berada dalam kondisi optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara.


Pada kesempatan tersebut, Wakil Panglima TNI dan Menteri Pertahanan meninjau kesiapan personel, kemampuan operasional satuan, hingga fasilitas pendukung yang menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pokok TNI.


Selain melakukan pengecekan teknis, keduanya juga memberikan motivasi kepada prajurit agar terus menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat semangat pengabdian dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Peninjauan ini sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah bersama TNI dalam mempercepat pembangunan kekuatan pertahanan yang modern, adaptif, dan profesional di tengah dinamika tantangan strategis yang terus berkembang.


Melalui peningkatan kesiapan operasional secara berkelanjutan, satuan-satuan Yonif TP diharapkan mampu menjadi komponen utama pertahanan darat yang tangguh, responsif, dan siap menjalankan berbagai tugas operasi maupun penugasan strategis lainnya.


Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan pembangunan pertahanan nasional yang berorientasi pada penguatan kemampuan tempur, modernisasi organisasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

(puspen/red)

×
Berita Terbaru Update