-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Enam Dekade IKKT, Panglima TNI Dorong Keluarga Prajurit Terus Berkarya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | Agustus 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-08T00:58:32Z
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan sambutan pada puncak HUT ke-60 IKKT Pragati Wira Anggini.


Jakarta, MP----- Enam dekade perjalanan Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini menjadi penanda panjangnya kontribusi keluarga besar TNI dalam menopang pengabdian prajurit sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan bangsa.


Semangat tersebut mengemuka dalam peringatan HUT ke-60 IKKT Pragati Wira Anggini yang digelar di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (4/8/2026). Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Kesejahteraan Keluarga TNI Berkualitas Menuju Indonesia Maju”, peringatan ini menegaskan pentingnya keluarga yang tangguh, mandiri, berilmu, dan adaptif sebagai bagian dari kekuatan bangsa.


Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto selaku Pembina Utama IKKT hadir bersama Ketua Umum IKKT Ny. Evi Agus Subiyanto. Dalam sambutannya, Agus memberikan apresiasi atas perjalanan panjang organisasi tersebut dalam mendampingi prajurit dan membangun ketahanan keluarga TNI.


Menurutnya, usia 60 tahun bukan sekadar angka, melainkan cerminan konsistensi pengabdian, kesetiaan, serta dedikasi keluarga besar IKKT.


“Selamat ulang tahun ke-60 kepada seluruh keluarga besar IKKT Pragati Wira Anggini. Enam puluh tahun merupakan perjalanan panjang yang mencerminkan dedikasi, pengabdian, dan kesetiaan dalam mendampingi prajurit serta membangun keluarga besar TNI yang tangguh,” ujar Agus.


Ia berharap momentum enam dekade tersebut tidak berhenti pada seremoni peringatan, tetapi menjadi energi baru bagi seluruh anggota IKKT untuk memperluas karya dan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.


Bagi TNI, keberadaan keluarga memiliki posisi penting dalam mendukung keberhasilan tugas prajurit. Ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan, kemandirian ekonomi, hingga pembentukan karakter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan keluarga prajurit yang berkualitas.


Ketua Umum IKKT Ny. Evi Agus Subiyanto menegaskan, keluarga merupakan fondasi utama yang menopang pengabdian seorang prajurit. Karena itu, keluarga TNI dituntut untuk terus berkembang mengikuti perubahan zaman.


“Sebagai istri prajurit, upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas menuntut kita untuk terus beradaptasi dan berinovasi dengan mendorong terciptanya keluarga TNI yang mandiri, berilmu, dan berakhlak mulia,” katanya.


Menurut Evi, penguatan kualitas keluarga bukan hanya berdampak terhadap ketahanan internal keluarga besar TNI. Lebih jauh, keluarga yang berkualitas dapat menjadi kekuatan sosial yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.


“Dengan demikian, kita tidak hanya memperkokoh ketahanan internal TNI, tetapi juga memberikan kontribusi nyata sebagai fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia Maju,” tegasnya.


Peringatan HUT ke-60 IKKT juga menjadi ruang untuk memberikan apresiasi terhadap anggota yang mampu menerjemahkan semangat pengabdian melalui karya nyata.


Momentum tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Ny. Evi Agus Subiyanto. Tumpeng kemudian diserahkan kepada Ny. Septina Yashin, anggota IKKT Cabang II Sops TNI sekaligus pendiri Hoki Kids, pusat terapi tumbuh kembang anak yang kini memiliki tujuh klinik di Jakarta.


Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa kontribusi keluarga besar TNI tidak hanya hadir dalam lingkup internal organisasi. Di tengah kehidupan masyarakat, para anggota IKKT juga dapat mengembangkan potensi, membangun kemandirian, serta menghadirkan manfaat melalui berbagai bidang pengabdian.


Enam puluh tahun perjalanan IKKT Pragati Wira Anggini akhirnya bukan sekadar catatan sejarah organisasi. Ia menjadi refleksi tentang bagaimana keluarga prajurit terus bergerak mengikuti zaman—menjaga ketahanan keluarga, mendukung tugas prajurit, sekaligus membuka ruang pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat dan Indonesia.

(puspen/red)

×
Berita Terbaru Update