![]() |
| Peringatan 70 tahun Guspardi Gaus dihadiri Gubernur Sumbar, Wali Kota Padang, tokoh nasional, akademisi, dan masyarakat. |
Padang, MP----- Peringatan 70 tahun tokoh politik nasional asal Sumatera Barat, Guspardi Gaus, menjadi momentum refleksi atas perjalanan pengabdian seorang negarawan yang konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat. Momen tersebut ditandai dengan peluncuran tujuh buku karya Guspardi Gaus serta bedah buku bertajuk "Refleksi Pemikiran Politik dan Kenegaraan Guspardi Gaus" yang dihadiri berbagai tokoh nasional dan daerah.
Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Mahyeldi Ansharullah, para pemimpin daerah, akademisi, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam keterangannya, Fadly Amran menilai Guspardi Gaus merupakan sosok yang memberikan banyak inspirasi dalam perjalanan kepemimpinannya. Menurutnya, pengalaman, keteguhan sikap, serta konsistensi Guspardi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat menjadi nilai penting yang patut diwariskan kepada generasi penerus.
"Bagi saya, Bapak Guspardi Gaus adalah sosok yang banyak memberikan inspirasi dan nasihat dalam perjalanan memimpin. Beliau memiliki keteguhan, prinsip yang kuat, serta semangat pengabdian yang tinggi. Nilai-nilai tersebut layak menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya para pemimpin masa depan," ujar Fadly Amran.
Peluncuran tujuh buku tersebut tidak hanya menjadi perayaan perjalanan hidup Guspardi Gaus, tetapi juga menjadi ruang intelektual untuk mendalami gagasan, pemikiran politik, dan pandangan kenegaraan yang telah dibangun selama kiprahnya di dunia pemerintahan dan legislatif.
Melalui forum bedah buku, para peserta diajak merefleksikan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, berpihak kepada kepentingan publik, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah maupun nasional. Acara ini sekaligus mempertegas kontribusi Guspardi Gaus sebagai salah satu tokoh yang meninggalkan warisan pemikiran bagi penguatan demokrasi, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan bangsa.
(Pd/MP)
