![]() |
| Pesta pernikahan Rezaneng Surya–Ronaldi Saputra berlangsung meriah dalam suasana penuh kekeluargaan. |
Padang, MP----- Pesta pernikahan Rezaneng Surya, S.AP dan Ronaldi Saputra berlangsung meriah dan penuh kehangatan, Sabtu (8/8/2026). Cuaca cerah sejak pelaksanaan ijab kabul pada Jumat hingga pesta sehari berikutnya menambah kebahagiaan keluarga besar yang menggelar alek.
Sejak pukul 10.30 WIB, tamu undangan mulai berdatangan. Mereka hadir tidak hanya untuk menyaksikan kebahagiaan kedua mempelai, tetapi juga menyampaikan doa dan ucapan selamat kepada kedua orang tua serta keluarga besar.
Pesta tersebut sekaligus menjadi momentum kebersamaan keluarga besar Novriani, istri Pemimpin Redaksi Media Momen Pembaruan.Com, yang merupakan bako dari Rezaneng Surya.
Dalam tradisi Minangkabau, baralek bukan sekadar pesta pernikahan. Ia merupakan bagian dari perjalanan adat yang mempertemukan keluarga, dunsanak, bako, ninik mamak, sahabat dan berbagai unsur masyarakat dalam satu suasana penuh kekeluargaan.
Karena itu, kehadiran para tamu menjadi bagian penting dari kemeriahan alek. Setiap ucapan selamat, doa dan jabat tangan menjadi simbol dukungan agar kedua mempelai mampu menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh kebahagiaan.
Cuaca Cerah Jadi Kesyukuran Keluarga
Cuaca cerah yang menyertai seluruh rangkaian kegiatan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga.
“Alhamdulillah, mulai pelaksanaan ijab kabul pada hari Jumat hingga Sabtu ini pesta pernikahan diselenggarakan dengan cuaca cerah,” ujar Tuo Syafril, saudara tertua dari orang tua laki-laki Rezaneng Surya.
Hal senada disampaikan Mak Uwo Tila, adik perempuan dari orang tua laki-laki Rezaneng Surya. Kondisi cuaca yang bersahabat membuat tamu undangan dapat hadir dan mengikuti pesta dengan nyaman.
![]() |
| Suasana hangat para tamu menikmati hidangan dalam pesta pernikahan Rezaneng–Ronaldi. |
Selain kemeriahan pelaminan, salah satu bagian yang mendapat perhatian para tamu adalah aneka hidangan yang disiapkan keluarga.
Berbagai masakan khas Minangkabau tersaji di meja makan. Rendang, gulai dan aneka masakan tradisional menjadi bagian dari jamuan yang mencerminkan kekayaan kuliner Ranah Minang.
Bagi masyarakat Minangkabau, jamuan dalam baralek bukan hanya soal makanan. Hidangan merupakan bentuk penghormatan tuan rumah kepada para tamu sekaligus bagian dari tradisi menjamu dunsanak dan sahabat.
Haynes Ade, SH., MH, Sekretaris DPRD Projo Sumbar, yang hadir memenuhi undangan, mengaku menikmati hidangan yang disajikan.
“Masakan yang tersaji di pesta ini mencerminkan ciri khas masakan Minangkabau, jadi kita sangat menikmatinya,” katanya.
Suasana makan pun menjadi ruang silaturahmi. Para tamu bercengkerama, bertukar kabar dan menikmati kebersamaan sembari mencicipi hidangan yang telah dipersiapkan keluarga.
Ucapan Selamat Mengalir dari Para Tamu
Kehadiran sejumlah tokoh, sahabat, kolega dan insan pers turut menambah hangat suasana pesta.
Afridon Rajo Bungsu, Jurnalis Media Editor.Com, yang hadir memenuhi undangan, menyampaikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.
Ia mendoakan agar Rezaneng Surya dan Ronaldi Saputra senantiasa diberikan kebahagiaan, keharmonisan serta kekuatan dalam membangun kehidupan rumah tangga.
“Selamat kepada kedua mempelai. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, penuh kebahagiaan dan selalu diberikan keberkahan dalam menjalani kehidupan berumah tangga,” ujar Afridon.
Ucapan serupa juga disampaikan Mukhtisar, SH, Jurnalis Garda Sumbar.Com. Ia berharap pernikahan tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang yang penuh kebahagiaan bagi kedua mempelai.
“Selamat menempuh hidup baru untuk Rezaneng dan Ronaldi. Semoga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan dan keberkahan. Semoga menjadi keluarga yang harmonis dan langgeng,” tuturnya.
Ucapan selamat juga datang dari para tamu undangan lainnya yang hadir dari berbagai kalangan. Mereka mendoakan agar kedua mempelai mampu membangun rumah tangga yang saling menguatkan dan tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga besar masing-masing.
Buya Marhadi Efendi Sempat Kesulitan Mencari Lokasi
Kehangatan pesta juga dirasakan Buya Marhadi Efendi, mantan anggota DPRD Sumbar yang kini menjadi tim ahli Senator Irman Gusman.
Datang khusus memenuhi undangan, Buya Marhadi mengaku sempat kesulitan menemukan lokasi pesta.
“Alhamdulillah, saya sampai juga ke sini. Tadi sempat mencari-cari di mana lokasi pesta,” katanya.
Kesulitan tersebut terbayar setelah dirinya tiba di lokasi. Ia dapat langsung bertemu kedua mempelai sekaligus menyampaikan ucapan selamat dan doa kepada keluarga besar.
Buya Marhadi juga menyampaikan pesan dan salam dari Senator Irman Gusman, yang berhalangan hadir karena kesibukannya.
Busana Adat dan Musik Minang Perkuat Suasana Alek
Di atas pelaminan, kedua mempelai tampil mengenakan pakaian pengantin bernuansa budaya Minangkabau.
Busana adat, ornamen pelaminan dan suasana khas alek membuat pesta terasa semakin kental dengan identitas Ranah Minang.
Alunan lagu-lagu Minang yang dibawakan melalui organ tunggal turut menghidupkan suasana. Para tamu tampak menikmati hiburan sembari bersilaturahmi dengan keluarga dan sesama undangan.
Dalam sebuah baralek Minang, musik bukan hanya hiburan. Ia menjadi bagian dari atmosfer pesta yang membuat suasana semakin cair, akrab dan penuh kegembiraan.
![]() |
| Deretan karangan bunga menghiasi jalan menuju lokasi pesta sebagai tanda ucapan selamat. |
Karangan Bunga Berjejer di Jalan Masuk
Kemeriahan pesta juga terlihat dari deretan karangan bunga ucapan selamat yang berjajar di kiri dan kanan jalan menuju lokasi acara.
Karangan bunga tersebut datang dari berbagai kalangan, mulai dari pemerintah, wakil rakyat, kepala OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang, dunia usaha, organisasi hingga sahabat dan kerabat.
Di antaranya berasal dari Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, Wali Kota Padang H. Fadly Amran, BBA, Anggota DPD RI Irman Gusman, Wakil Kepala Polresta Padang AKBP Faidil Zikri, SH., S.IK., M.Si., CEO Alinia Group Drs. H. Marlis, MM., C.Med., Ketua Umum KJI Andarizal, Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi, ST., M.Sc., M.Eng., Kepala BPTD Kelas II Sumbar Deddy Gusman, ST., M.Sc., serta berbagai pihak lainnya.
Deretan karangan bunga tersebut menjadi gambaran luasnya jejaring silaturahmi keluarga sekaligus bentuk perhatian dan doa dari berbagai kalangan terhadap kebahagiaan kedua mempelai.
Dari Alek, Merawat Silaturahmi
Pesta pernikahan Rezaneng Surya dan Ronaldi Saputra pada akhirnya bukan hanya menjadi perayaan dua insan yang memasuki kehidupan baru. Lebih dari itu, alek tersebut menjadi ruang bertemunya keluarga dan sahabat, mempererat hubungan serta merawat tradisi silaturahmi.
Di tengah perubahan zaman, tradisi baralek tetap memperlihatkan wajah Minangkabau yang menjunjung tinggi hubungan kekeluargaan. Tamu datang membawa doa, keluarga menyambut dengan hidangan, sementara kedua mempelai menjadi pusat kebahagiaan bersama.
Mewakili keluarga besar, Darmen Rajo Alam, Pemimpin Redaksi Media Momen Pembaruan.Com, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, sahabat, kerabat dan berbagai pihak yang telah hadir maupun mengirimkan ucapan selamat serta doa.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyampaikan ucapan selamat dan doa untuk kedua mempelai serta keluarga besar. Kehadiran dan perhatian dari semua pihak menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga,” ujarnya.
Pesta itu pun meninggalkan satu pesan sederhana: pernikahan menyatukan dua hati, sementara baralek mempertemukan keluarga dan mempererat persaudaraan. Di situlah kehangatan tradisi Minangkabau terus hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.
(Red)



