-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

AHY Dorong Percepatan Konektivitas Papua, Trans Papua Jadi Prioritas Integrasi Wilayah

Senin, 21 September 2026 | September 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-21T14:39:54Z
AHY menegaskan pentingnya percepatan konektivitas untuk membuka keterisolasian wilayah Papua.


Jayapura, MP----- Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah memperkuat koordinasi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan konektivitas di Tanah Papua. Upaya ini diarahkan untuk membuka wilayah yang masih terisolasi, memperlancar distribusi logistik, serta memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan dan pembangunan.


Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Konektivitas, dan Pengembangan Wilayah Papua di Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Jumat (18/9/2026).


Mengusung tema “Bersama Membangun Papua yang Maju, Aman, Damai, Adil, dan Sejahtera untuk Semua: Infrastruktur, Konektivitas & Sumber Daya Manusia”, rapat tersebut menjadi forum penyelarasan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan yang lebih merata di seluruh Tanah Papua.


Pertemuan itu dihadiri pimpinan daerah dari enam provinsi di Tanah Papua, serta bupati dan wali kota atau perwakilannya. Seluruh 42 kabupaten/kota tercatat hadir atau mengirimkan perwakilan.


Dalam pembahasan, AHY menyoroti kondisi geografis Papua yang menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur, terutama di kawasan pegunungan yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi darat.


“Terutama Papua Pegunungan yang masih sulit ditembus akses jalan darat, termasuk juga kita ingin memastikan Trans Papua ini bisa benar-benar terhubung, mengintegrasikan semuanya,” ujar AHY.


Menurutnya, keterhubungan antarwilayah menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Infrastruktur jalan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi penghubung masyarakat dengan pusat-pusat ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.


Perkuat Transportasi Darat, Udara, dan Laut


Selain pembangunan jalan darat dan penyelesaian konektivitas Trans Papua, pemerintah turut membahas penguatan transportasi udara melalui penerbangan perintis serta konektivitas laut melalui pelabuhan.


Ketiga moda transportasi tersebut memiliki peran strategis dalam menjangkau wilayah dengan kondisi geografis yang beragam, sekaligus menunjang mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok.


Konektivitas yang terintegrasi diharapkan mampu menghubungkan wilayah Papua secara menyeluruh, mulai dari antarprovinsi, antarkabupaten/kota, antardistrik hingga antarkampung.


AHY menegaskan bahwa pembangunan di Papua perlu terus dipercepat agar kesenjangan pembangunan dengan wilayah lain di Indonesia dapat dikurangi.


“Pembangunan di Papua harus terus kita kejar. Kita ingin mengejar ketertinggalan dibandingkan daerah atau provinsi lainnya di Indonesia,” tegasnya.


Sinergi Pusat dan Daerah


Rakor tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menyatukan visi, misi, serta langkah strategis pembangunan Papua.


Koordinasi lintas wilayah dinilai penting agar pembangunan infrastruktur dan konektivitas dapat berjalan lebih terpadu, sesuai kebutuhan serta karakteristik masing-masing daerah.


Dengan keterhubungan yang semakin baik, pembangunan diharapkan tidak hanya memperlancar arus transportasi dan logistik, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperluas akses pelayanan dasar, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Percepatan pembangunan konektivitas Papua menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan kewilayahan yang lebih merata, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat hingga ke kampung-kampung di pelosok Tanah Papua.

(Red)

×
Berita Terbaru Update