-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Kota Padang Masuk Tiga Besar Nasional Penilaian Sanitasi 2026, Fadly Amran: Komitmen Berkelanjutan untuk Lingkungan Sehat

Selasa, 27 Oktober 2026 | Oktober 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-27T02:18:22Z
Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran OPD dan Tim Penilai Sanitasi 2026 memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan sehat.


Padang, MP----- Kota Padang berhasil menembus tiga besar kota terbaik di Indonesia dalam penilaian penyelenggaraan sistem pengelolaan sanitasi tahun 2026. Capaian ini menjadi perhatian dalam upaya memperkuat tata kelola sanitasi perkotaan, khususnya pengelolaan sampah dan air limbah domestik yang berkelanjutan.


Penilaian tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Padang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sanitasi, sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.


Hal itu mengemuka saat Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan Tim Penilai Kabupaten/Kota Terbaik dalam Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Sanitasi 2026 di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (26/10/2026).


Tim penilai dipimpin Rezeki Perangin Angin, Jabatan Fungsional Teknik Penyehatan Lingkungan (TPL) Ahli Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian terhadap penyelenggaraan sistem pengelolaan sanitasi di Kota Padang.


Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa pengelolaan sanitasi merupakan bagian penting dari pembangunan kota yang berorientasi pada kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.


Menurutnya, upaya pembenahan sanitasi tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan pengelolaan yang terencana, koordinasi lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat.


“Pengelolaan sanitasi harus menjadi komitmen bersama. Kita ingin memastikan sistem pengelolaan sampah dan air limbah domestik berjalan dengan baik, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian penekanan yang relevan dengan arah kebijakan pengelolaan sanitasi Kota Padang.


Fadly Amran juga diharapkan terus mendorong penguatan sinergi ant perangkat daerah dan pemangku kepentingan agar capaian penilaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan sanitasi di masa mendatang.


Dalam proses tersebut, sejumlah aspek penting menjadi perhatian, mulai dari tata kelola pengelolaan sampah, penanganan air limbah domestik, dukungan infrastruktur, hingga keberlanjutan program sanitasi yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.


Turut hadir dalam pertemuan itu Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat, Maria Doeni Isa; Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Padang, Didi Aryadi; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri; serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta.


Kehadiran jajaran pemerintah daerah bersama tim penilai menunjukkan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat penyelenggaraan sanitasi perkotaan.


Masuknya Kota Padang dalam tiga besar nasional diharapkan menjadi dorongan untuk menjaga konsistensi program yang telah berjalan, sekaligus memperluas upaya peningkatan kualitas lingkungan. Dengan pengelolaan sanitasi yang semakin baik, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan, baik dari sisi kesehatan, kenyamanan lingkungan, maupun kualitas hidup perkotaan.


(Pd/MP)

×
Berita Terbaru Update