![]() |
| Herman Deru mengikuti rapat virtual bersama Presiden Prabowo Subianto di Ruang Rapat Griya Agung, Palembang, Senin (12/10/2026). |
Palembang, MP----- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersiap menguji coba penggunaan teknologi pengurai asap sebagai salah satu upaya mendukung penanganan persoalan asap. Pelaksanaan uji coba tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto melalui inovasi teknologi yang dikembangkan lewat kerja sama dengan Thailand.
Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyampaikan hal itu usai mengikuti rapat virtual bersama Presiden Prabowo Subianto di Ruang Rapat Griya Agung, Palembang, Senin (12/10/2026).
Menurut Herman Deru, Sumsel akan menjadi salah satu wilayah uji coba pemanfaatan teknologi tersebut. Implementasinya direncanakan menyasar lokasi-lokasi strategis, terutama kawasan bandara dan lapangan udara milik TNI.
“Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan terkait penggunaan inovasi teknologi pengurai asap melalui kerja sama dengan Thailand. Sumsel akan menjadi wilayah yang diuji coba penggunaan teknologi tersebut,” ujarnya.
Rencana ini menjadi langkah awal untuk menguji penerapan teknologi pengurai asap di wilayah Sumatera Selatan. Penempatan di kawasan strategis diharapkan dapat mendukung kebutuhan operasional dan aktivitas penerbangan, khususnya ketika kondisi asap berpotensi mengganggu jarak pandang.
Meski demikian, efektivitas teknologi tersebut masih perlu dibuktikan melalui pelaksanaan uji coba dan evaluasi teknis. Informasi mengenai jadwal penerapan, mekanisme kerja, serta cakupan wilayah penggunaannya belum dirinci dalam keterangan tersebut.
Pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan pelaksanaan uji coba berjalan terukur, dengan memperhatikan aspek keselamatan, efektivitas, dan manfaat bagi masyarakat.
Rencana penerapan teknologi ini sekaligus membuka peluang pemanfaatan inovasi lintas negara dalam mendukung penanganan persoalan asap. Hasil pengujian nantinya akan menjadi bagian penting untuk menilai sejauh mana teknologi tersebut dapat diterapkan secara efektif di Sumatera Selatan.
(SL/MP)
