-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Usman Terpilih Aklamasi Pimpin KJI Sulawesi Tenggara, Siap Perkuat Profesionalisme Pers

Minggu, 11 Oktober 2026 | Oktober 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-11T06:08:06Z
Usman mengemban amanah memimpin KJI Sulawesi Tenggara untuk memperkuat profesionalisme dan etika jurnalistik.


Kendari, MP----- Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) mulai memperluas jangkauan organisasi ke Provinsi Sulawesi Tenggara. Usman terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KJI Sulawesi Tenggara, membuka langkah baru bagi penguatan jejaring wartawan dan pengembangan profesionalisme jurnalistik di Bumi Anoa.


Terpilihnya Usman menjadi momentum awal untuk membangun fondasi organisasi, menyiapkan struktur kepengurusan, serta menyusun program kerja yang mampu menjawab kebutuhan insan pers di tengah dinamika industri media yang terus berkembang.


Kehadiran KJI di Sulawesi Tenggara diharapkan tidak sekadar memperluas eksistensi organisasi profesi wartawan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi, pertukaran gagasan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.


Tantangan pers saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi digital membuat arus informasi bergerak cepat, sementara persaingan antarmedia semakin ketat. Di sisi lain, masyarakat semakin membutuhkan pemberitaan yang akurat, berimbang, independen, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Kondisi tersebut menuntut wartawan untuk terus meningkatkan kompetensi tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dasar jurnalistik. Kecepatan menyampaikan informasi harus tetap disertai proses verifikasi, konfirmasi kepada pihak terkait, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.


Dalam konteks itu, KJI Sultra diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam membangun budaya kerja pers yang profesional dan bertanggung jawab. Penguatan komunikasi ant wartawan, peningkatan kemampuan jurnalistik, serta penanaman kesadaran terhadap etika profesi menjadi aspek penting dalam membangun organisasi yang bermanfaat bagi anggotanya maupun masyarakat luas.


Di bawah kepemimpinan Usman, agenda selanjutnya adalah mempersiapkan kepengurusan dan memperluas komunikasi dengan para jurnalis di kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara. Langkah ini diperlukan agar pengembangan organisasi dapat menjangkau lebih banyak insan pers, termasuk wartawan yang bertugas di daerah.


Perluasan jaringan tersebut juga menjadi peluang untuk membangun sinergi dalam menghadapi persoalan jurnalistik di lapangan, mulai dari peningkatan kompetensi, adaptasi terhadap perkembangan media digital, hingga penguatan pemahaman mengenai kebebasan pers yang disertai tanggung jawab profesional.


Namun, keberhasilan organisasi tidak cukup diukur dari terbentuknya kepengurusan. Konsistensi menjalankan program, kualitas kegiatan, keterlibatan anggota, dan kontribusi nyata terhadap perkembangan pers yang sehat akan menjadi tolok ukur penting bagi perjalanan KJI di Sulawesi Tenggara.


Terpilihnya Usman secara aklamasi sekaligus menempatkan tanggung jawab besar di pundak kepemimpinan baru tersebut. KJI Sultra diharapkan mampu menerjemahkan semangat kolaborasi menjadi gerakan nyata untuk memperkuat kapasitas wartawan, menjaga integritas profesi, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap media.


Dengan fondasi organisasi yang kuat dan program kerja yang terarah, kehadiran KJI di Bumi Anoa diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pers yang profesional, kredibel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


(Red)

×
Berita Terbaru Update