-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus di Sentul, Perkuat Kesiapan Operasi Khusus

Rabu, 04 November 2026 | November 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-11-04T01:15:37Z
Panglima TNI meninjau fasilitas markas baru Koopssus TNI.


Jawa Barat, MP----- Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memperkuat kemampuan pertahanan negara terus diwujudkan melalui peningkatan fasilitas dan infrastruktur pendukung satuan. Salah satunya ditandai dengan peresmian Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026).


Peresmian dilakukan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melalui penandatanganan prasasti dan pemotongan pita. Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penguatan kelembagaan sekaligus meningkatkan kesiapan fasilitas bagi satuan yang memiliki tugas operasi khusus TNI.


Usai prosesi peresmian, Panglima TNI meninjau sejumlah sarana dan prasarana di lingkungan markas baru. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan fasilitas dalam menunjang aktivitas satuan, termasuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan kesiapsiagaan operasional.


Kehadiran markas baru ini tidak sekadar menjadi penambahan infrastruktur, tetapi juga mencerminkan perhatian terhadap kebutuhan fasilitas yang memadai dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI.


Di tengah dinamika tantangan pertahanan dan keamanan yang semakin kompleks, kesiapan personel perlu ditopang oleh sarana, prasarana, serta sistem pendukung yang mampu menunjang profesionalisme dan efektivitas organisasi.


Menariknya, agenda peresmian tersebut juga diwarnai kegiatan sosial. Panglima TNI menyerahkan santunan dan bingkisan kepada 100 anak yatim piatu yang diwakili para pengurus yayasan lintas agama.


Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial TNI sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi dengan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.


Peresmian Mako Koopssus TNI ini diharapkan semakin memperkuat dukungan fasilitas pertahanan nasional, sejalan dengan upaya modernisasi organisasi dan peningkatan kapasitas TNI dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Lebih dari sekadar pembangunan fisik, penguatan fasilitas pertahanan juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun institusi TNI yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.


(Puspen/MP)

×
Berita Terbaru Update