![]() |
| Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Gubernur Aceh meninjau posko pengungsian korban bencana di SMPN 2 Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. |
Aceh, MP----- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh dengan mengunjungi posko pengungsian di SMPN 2 Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (12/12). Posko tersebut saat ini menampung 1.161 pengungsi.
![]() |
| Dilokasi pengungsian Presiden Prabowo Subianto nampak menghampiri warga dan menyayangi anak - anak, sebagai bentuk empati dan kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak. |
Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan kondisi pengungsi serta percepatan penanganan pascabencana.
“Saya ingin melihat langsung keadaan masyarakat dan memastikan seluruh bantuan dapat disalurkan secepat dan setepat mungkin. Pemerintah tidak akan tinggal diam, pemulihan harus berjalan cepat dan menyeluruh,” tegas Presiden.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah pemulihan terpadu, mulai dari perbaikan jembatan, pembukaan akses jalan yang tertutup longsor, hingga pemulihan jaringan listrik. Untuk mendukung upaya tersebut, puluhan helikopter dan pesawat dikerahkan guna mempercepat distribusi logistik dan evakuasi.
Presiden juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterbatasan penanganan awal.
“Saya mohon maaf apabila masih ada hal-hal yang belum tertangani dengan cepat. Namun saya pastikan seluruh jajaran pemerintah dan aparat di lapangan bekerja maksimal untuk memulihkan kondisi secepatnya,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan kesiapan unsur pertahanan dalam mendukung penanganan bencana.
“Kementerian Pertahanan bersama TNI siap mengerahkan seluruh sumber daya yang dibutuhkan, baik personel, alutsista, maupun dukungan udara, untuk membantu evakuasi, distribusi bantuan, dan percepatan pemulihan di wilayah terdampak,” kata Sjafrie.
Pemerintah memastikan penanganan bencana di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya menjadi prioritas hingga kondisi masyarakat kembali pulih.
(hm/mp)

