Aceh, MP----- Upaya pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh terus dikebut. Kementerian Pekerjaan Umum bergerak cepat membersihkan sedimen dan tumpukan sampah di ruas Jalan Nasional dalam Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, demi mengembalikan denyut konektivitas warga yang sempat terhenti.
![]() |
| Ruas Jalan Nasional di Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, telah kembali dapat dilalui kendaraan setelah dilakukan pembersihan material lumpur dan sampah pascabencana. |
Penanganan ini tak semata memulihkan fungsi jalan. Pemerintah melibatkan masyarakat setempat melalui skema padat karya, sehingga pemulihan infrastruktur berjalan beriringan dengan pemulihan ekonomi warga terdampak. Warga dilibatkan langsung di lapangan—membersihkan material sisa banjir—sekaligus memperoleh penghasilan untuk menopang kebutuhan harian.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama pascabencana di wilayah Sumatera. Menurutnya, akses jalan dan jembatan adalah urat nadi pergerakan masyarakat serta distribusi logistik. “Kami terus berupaya agar akses kembali fungsional secepat mungkin,” ujarnya.
Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, diharapkan mobilitas warga Kuala Simpang segera pulih, aktivitas ekonomi kembali berdenyut, dan proses pemulihan pascabencana berjalan lebih inklusif serta berkelanjutan.
(bakom.ri)

