![]() |
| Dua unit excavator dikerahkan untuk memperkuat tebing Sungai Air Dingin guna melindungi puluhan rumah warga di Kelurahan Balai Gadang. |
Padang, MP----- Sebanyak 40 rumah warga di Perumahan Sparco Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kota Padang, terancam abrasi Sungai Air Dingin akibat terkikisnya tebing sungai yang semakin mendekati permukiman. Kondisi ini kerap menimbulkan kekhawatiran warga, terutama saat hujan deras dan debit sungai meningkat.
Sebagai langkah antisipasi, pembangunan tanggul darurat kini mulai dilakukan di sepanjang tebing sungai yang berbatasan langsung dengan perumahan warga. Dua unit alat berat jenis excavator dikerahkan untuk memperkuat tebing dan menahan laju abrasi yang berpotensi merusak rumah warga.
Pembangunan tanggul ini diharapkan mampu menahan derasnya aliran Sungai Air Dingin saat curah hujan tinggi, sekaligus melindungi permukiman dari ancaman banjir dan longsor tebing sungai.
Warga setempat menyambut baik pembangunan tersebut. Salah seorang warga Perumahan Sparco Air Dingin, Rizal (45), mengaku lega dengan dimulainya pekerjaan tanggul.
“Kami sudah lama khawatir, apalagi kalau hujan deras malam hari. Tebing sungai terus terkikis dan jaraknya sudah dekat sekali dengan rumah. Alhamdulillah sekarang sudah mulai dibangun tanggul, semoga cepat selesai dan kuat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Yuni (38), yang berharap pembangunan tanggul tidak hanya bersifat sementara.
“Kami berharap tanggul ini benar-benar kokoh dan ke depannya ada penanganan lanjutan, karena sungai ini setiap tahun makin menggerus tebing. Yang penting sekarang rumah kami lebih aman,” katanya.
Warga berharap pengerjaan tanggul dapat segera dirampungkan agar keamanan dan kenyamanan lingkungan tetap terjaga, khususnya memasuki puncak musim hujan yang rawan banjir.
(Lp/mp)
