Padang, MP----- Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan jajaran pengurus Projo Sumatera Barat untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi. Puluhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta para partisan Projo dari berbagai daerah di Sumbar berkumpul dalam acara silaturahmi dan berbuka puasa bersama di Padang Old Town Resto Gallery, Minggu (8/3/2026).
![]() |
| Sekretaris DPD Projo Sumatera Barat, Haynes Ade, SH, MH, menyampaikan sambutan pada acara silaturahmi dan berbuka puasa bersama pengurus DPD dan DPC Projo se-Sumatera Barat. |
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang mempererat ukhuwah di bulan Ramadhan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk membahas dinamika organisasi, termasuk agenda Konferensi Daerah (Konferda) yang tengah menjadi perhatian pengurus di daerah.
![]() |
| Suasana penuh keakraban pengurus dan kader Projo Sumbar saat berbuka puasa bersama |
Dalam sambutannya, Ketua DPD Projo Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Husni Nahar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus DPD, DPC, serta para partisan yang hadir dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut.
Menurutnya, kebersamaan ini menjadi momentum penting untuk menjaga soliditas organisasi, terlebih di tengah adanya arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait pelaksanaan konferda di seluruh daerah di Indonesia.
“Dari seluruh DPC Projo di Sumbar, hanya lima DPC yang dalam waktu dekat masa kepengurusannya akan berakhir. Sementara DPD provinsi bersama 14 DPC lainnya masa kepengurusannya masih berlaku hingga 2028,” ujar Husni.
Ia mengaku masih memerlukan penjelasan lebih lanjut terkait kebijakan DPP yang meminta DPD di tingkat provinsi terlebih dahulu melaksanakan konferda di wilayah masing - masing.
Karena itu, Husni menegaskan pentingnya menjaga kekompakan seluruh kader Projo di Sumatera Barat sambil menunggu kejelasan dari pusat.
“Setelah Lebaran nanti saya akan menemui DPP untuk meminta penjelasan lebih lanjut terkait agenda konferda ini. Kita ingin tahu arah organisasi Projo ke depan seperti apa. Untuk itu saya minta seluruh jajaran tetap solid, kompak, dan satu komando, setia di garis rakyat,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris DPD Projo Sumbar, Haynes Ade, menilai kondisi organisasi saat ini membutuhkan perhatian serius dari pengurus pusat. Menurutnya, konsolidasi organisasi harus dilakukan secara bijak dengan mempertimbangkan stabilitas struktur kepengurusan di daerah.
“Dalam situasi yang tidak mudah seperti sekarang, pusat perlu memberi perhatian terhadap daerah. Untuk Sumbar, menurut kami sebaiknya struktur yang ada tetap dipertahankan. Jika memang diperlukan perubahan kepengurusan, idealnya bisa dilakukan pada 2028 sesuai masa periode yang berjalan,” kata Haynes.
Haynes juga mengingatkan seluruh kader untuk menjaga marwah organisasi. Menurutnya, Projo selama ini dikenal sebagai organisasi masyarakat yang konsisten berada di jalur politik dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Kita harus tetap menjaga marwah organisasi ini. Projo adalah ormas yang sejak awal konsisten berada di jalur politik sebagai kekuatan moral dan sosial yang berpihak kepada rakyat. Karena itu saya meminta seluruh kader tetap menjaga nama baik organisasi, tetap solid, dan menjaga semangat perjuangan yang selama ini telah dibangun bersama,” tegas Haynes.
Ia menambahkan, pengurus daerah berharap setiap kebijakan organisasi tetap mendapat dukungan penuh dari DPP sehingga konsolidasi dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap pelaksanaannya nanti pusat ikut mendukung dan mensupport daerah. Mari kita tunggu ketua pulang dari Jakarta, mudah - mudahan ada kabar baik bagi kita semua,” ujarnya.
Dukungan serupa juga disampaikan Ketua DPC Projo Kota Padang, Afrinaldi. Ia menilai langkah Ketua DPD untuk menemui DPP merupakan langkah tepat guna memperjelas arah organisasi ke depan.
“Kami mendukung penuh langkah Ketua DPD untuk bertemu dengan DPP. Ini penting agar seluruh kader di daerah mendapat kepastian terkait kebijakan organisasi. Mudah - mudahan ada kabar baik bagi Projo di Sumatera Barat,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC Projo Kabupaten Padang Pariaman, Ajo Maswir, juga menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi di tengah dinamika internal.
Ia mengingatkan bahwa Projo merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang memiliki sejarah panjang dalam dinamika politik nasional.
“Projo adalah ormas yang bergerak di sektor politik dan telah menunjukkan peran strategis dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Kita pernah bersama - sama menghantarkan Joko Widodo menjadi Presiden selama dua periode, dan juga ikut berkontribusi dalam mengantarkan Prabowo Subianto menjadi Presiden saat ini. Karena itu kekompakan dan loyalitas kader harus terus dijaga,” ujarnya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Para pengurus berharap silaturahmi ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi langkah awal memperkuat konsolidasi Projo di Sumatera Barat menghadapi dinamika organisasi ke depan.
(Rajo Alam)


