-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Australian Open 2025 : Era Djokovic Diuji Gelombang Generasi Baru

Kamis, 15 Januari 2026 | Januari 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-15T00:06:40Z
Novak Djokovic 
Petenis Dunia

Australia, MP----- Australian Open 2025 diprediksi menjadi salah satu edisi paling kompetitif dalam satu dekade terakhir. Juara bertahan Novak Djokovic kembali datang ke Melbourne Park dengan status raja lapangan keras, namun kali ini bayang-bayang generasi baru kian nyata.

Djokovic, pemilik 10 gelar Australian Open, memasuki turnamen dengan usia 37 tahun dan segudang pengalaman. Meski isu penurunan fisik kerap disorot, mental juara dan insting kompetitif petenis Serbia itu diyakini masih menjadi senjata utama. Setiap turnamen Grand Slam tetap ia jadikan target serius, tanpa ruang untuk kompromi.

Di sisi lain, Carlos Alcaraz hadir sebagai simbol pergeseran era. Petenis muda Spanyol itu dikenal memiliki ketenangan luar biasa di momen krusial serta kemampuan mengendalikan tekanan di panggung besar. Mentalitas juara yang telah teruji membuat Alcaraz dipandang sebagai ancaman nyata bagi dominasi Djokovic di Melbourne.

Ancaman tak kalah besar datang dari Jannik Sinner. Sejak paruh akhir 2023, performa petenis Italia tersebut terus menanjak drastis. Puncaknya, gelar Australian Open 2024 menjadi bukti kematangannya sebagai petenis elite dunia. Konsistensi dan agresivitas permainan Sinner menjadikannya kandidat kuat untuk kembali berjaya pada edisi 2025.

Dengan peta persaingan seperti ini, Australian Open 2025 diprediksi akan dikuasai kelompok elite yang kerap disebut sebagai “Big Three” atau bahkan “Big Four”. Selain Djokovic, Alcaraz, dan Sinner, nama Daniil Medvedev juga berpotensi mengganggu keseimbangan, terutama dengan rekam jejaknya yang selalu solid di lapangan keras.

Pertarungan pengalaman, kekuatan mental, dan energi muda akan menjadi warna utama Australian Open 2025, sebuah panggung yang bisa menentukan arah baru peta kekuatan tenis dunia.

(Ol/red)

×
Berita Terbaru Update