-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Bangun Ruang Belajar Harapan, Kementerian PU Tuntaskan Rehabilitasi Madrasah PHTC Sumbar

Rabu, 07 Januari 2026 | Januari 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-07T11:35:46Z
Proyek rehabilitasi dan renovasi Madrasah PHTC Provinsi Sumatera Barat yang dituntaskan Kementerian PU melalui Satker PPS Sumbar, menghadirkan ruang belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa.

Padang, MP----- Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan medan yang tak selalu bersahabat, komitmen negara untuk menghadirkan ruang belajar yang layak terus diwujudkan. Melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menuntaskan pekerjaan Rehabilitasi dan Renovasi Prasarana Madrasah PHTC Provinsi Sumatera Barat Paket 1 dan 2.

Bangunan madrasah hasil rehabilitasi Paket 1 dan 2 PHTC Sumbar kini berdiri kokoh dan siap dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar mengajar.

Proyek yang dilaksanakan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (Satker PPS) Sumatera Barat ini dikerjakan oleh PT Andica Parsaktian Abadi sejak Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan pada 28 Agustus 2025, dengan masa pelaksanaan selama 126 hari kalender. Kini, seluruh pekerjaan fisik telah rampung dan hanya menyisakan tahap akhir berupa finishing dan perapian di lapangan.

Project Manager PT Andica Parsaktian Abadi, Andry, menegaskan bahwa bangunan yang direhabilitasi maupun yang dibangun baru telah selesai secara menyeluruh dan siap dimanfaatkan.

“Secara fisik semua sudah selesai. Bahkan bangunan MTsS Muhammadiyah Kurai Taji sudah siap digunakan dan ditempati siswa untuk belajar,” ujarnya di Padang.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan proyek sempat diuji oleh bencana hidrometeorologi dan curah hujan ekstrem yang melanda Sumatera Barat pada November lalu. Kondisi tersebut menyebabkan terganggunya akses jalan menuju lokasi proyek dan memperlambat distribusi material.

Namun, tantangan itu dijawab dengan kerja ekstra. Pihak kontraktor menerapkan jam kerja malam, menambah tenaga kerja dan peralatan, serta mengamankan pasokan material lebih awal di lokasi proyek.

“Alhamdulillah, dengan kerja keras di lapangan, progres bisa dikejar. Harapan kami sebelum akhir Januari seluruh pekerjaan benar - benar tuntas,” kata Andry.

Lebih dari sekadar menyelesaikan bangunan, proyek ini menjadi bagian dari tujuan besar Kementerian PU dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan prasarana pendidikan yang aman, nyaman, dan layak. Revitalisasi madrasah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat, inklusif, serta mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif.

“Bangunan yang baik akan melahirkan suasana belajar yang lebih nyaman. Mudah - mudahan anak-anak bisa belajar dengan senang hati, fokus, dan menyerap ilmu dari para guru dengan lebih optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PPS Sumatera Barat, Ivan Setiadi, memberikan apresiasi atas komitmen dan tanggung jawab kontraktor dalam menyelesaikan pekerjaan di tengah berbagai kendala.

Menurutnya, meskipun kondisi cuaca kerap tidak bersahabat, seluruh hambatan dapat diatasi sehingga progres pekerjaan tetap terjaga sesuai perencanaan.

“Kami berharap pekerjaan ini segera dirampungkan sepenuhnya. Sesuai ketentuan, apabila melewati masa pelaksanaan, pekerjaan tetap dilanjutkan dengan konsekuensi denda bagi kontraktor,” tegasnya.

Pada akhirnya, gedung - gedung madrasah yang kini berdiri kokoh bukan sekadar beton dan baja. Ia adalah simbol kehadiran negara, ruang tumbuh bagi mimpi - mimpi kecil, dan tempat lahirnya generasi yang kelak akan mengisi masa depan bangsa. Dari ruang kelas yang lebih layak, harapan pun dibangun setiap hari, bersama langkah para siswa yang datang untuk belajar. 

(Rajo Alam/red)

×
Berita Terbaru Update