-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Isra Mikraj 1447 H, Gubernur Sumbar Tekankan Etos Kerja Berbasis Ibadah bagi ASN

Jumat, 23 Januari 2026 | Januari 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-23T05:30:12Z
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan sambutan pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Padang, Jumat (23/1/2026).

Padang, MP----- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memaknai peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai momentum penguatan spiritual aparatur pemerintahan. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Padang, Jumat (23/1/2026), dan diikuti oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumbar.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi mengingatkan bahwa peristiwa Isra Mikraj tidak hanya berkaitan dengan perjalanan agung Rasulullah SAW, tetapi juga mengandung pesan mendalam tentang pentingnya menjaga kualitas salat dan akhlak dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

Menurutnya, salat yang dilaksanakan dengan benar akan tercermin dalam sikap, etika, dan tanggung jawab aparatur saat bekerja. Oleh karena itu, ia menekankan agar setiap ASN mampu menjadikan nilai-nilai ibadah sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jika pekerjaan diniatkan karena Allah SWT dan dijalankan dengan amanah, maka tugas kedinasan pun bernilai ibadah,” ujar Mahyeldi di hadapan jamaah.

Gubernur menambahkan, aktivitas sehari-hari seperti bekerja, melayani masyarakat, dan mengambil keputusan dapat menjadi bagian dari ibadah selama dilakukan dengan niat yang lurus dan sesuai aturan. Hal tersebut, menurutnya, akan melahirkan aparatur yang profesional sekaligus berintegritas.

Peringatan Isra Mikraj tersebut juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Drs. H. Hamidin Dt. Rangkayo Endah, MA, Dosen Pendidikan Agama Islam Universitas Negeri Padang. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa salat merupakan sarana utama pembentukan karakter dan pengendalian diri dari perbuatan yang merugikan.

Mahyeldi berharap, pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi seluruh ASN dan non-ASN Pemprov Sumbar untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat serta memperbanyak ibadah, baik yang bersifat ritual maupun sosial.

Acara ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta keluarga besar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan berlangsung dengan khidmat.

(hms.sb/red)

×
Berita Terbaru Update