![]() |
| Kepala BWSS-V Padang, Naryo Widodo, ST., MT., meninjau langsung percepatan normalisasi Sungai Batang Kranji yang mengancam jalan dan permukiman warga. |
Padang, MP----- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan normalisasi Sungai Batang Kuranji pascabencana banjir yang melanda wilayah Kota Padang beberapa waktu lalu. Langkah percepatan ini dilakukan untuk mencegah kerusakan lanjutan terhadap infrastruktur jalan dan permukiman warga yang kini berada dalam kondisi terancam.
![]() |
| Jajaran BWSS-V Padang memastikan pekerjaan normalisasi sungai berjalan cepat dan tepat sasaran demi keselamatan masyarakat. |
Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS-V) Padang, Naryo Widodo, ST., MT., bersama jajaran teknis turun langsung meninjau lokasi pengerjaan normalisasi sungai. Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana serta menjawab kebutuhan mendesak masyarakat di sekitar aliran sungai.
![]() |
| Alat berat dikerahkan untuk mengarahkan kembali alur Sungai Batang Kuranji ke tengah guna melindungi jalan dan permukiman warga. |
“Saat ini kondisi sungai sudah mengancam badan jalan dan permukiman warga. Oleh karena itu, penanganan difokuskan dengan mengarahkan kembali alur sungai ke bagian tengah, sehingga sisi kiri sungai dapat ditangani dan diperkuat,” ujar Naryo Widodo di lokasi pekerjaan.
Ia menjelaskan, normalisasi Batang Kranji tidak hanya bertujuan memulihkan fungsi sungai pascabanjir, tetapi juga sebagai langkah mitigasi jangka menengah agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Langkah cepat yang dilakukan Kementerian PU melalui BWSS-V Padang ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga keberlanjutan infrastruktur publik.
Pemerintah hadir untuk rakyat Indonesia.
Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak dalam menjalankan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
(bakom.ri/red)


