-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Wagub Sumbar: Tak Ada Ampun Pelaku Kekerasan terhadap Nenek Saudah

Senin, 05 Januari 2026 | Januari 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-05T07:39:00Z
Wagub Sumbar Vasco Ruseimy mengapresiasi gerak cepat Polda Sumbar dan Polres Pasaman dalam mengidentifikasi pelaku dugaan pengeroyokan terhadap Nenek Saudah.

Padang, MP----- Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menaruh perhatian serius terhadap dugaan kasus pengeroyokan terhadap Nenek Saudah, seorang perempuan lanjut usia, yang terjadi di Kabupaten Pasaman. Vasco menegaskan bahwa pelaku kekerasan keji seperti ini tidak boleh dibiarkan berkeliaran di Ranah Minang.

Nenek Saudah, warga lanjut usia di Kabupaten Pasaman, terlihat babak belur usai diduga menjadi korban pengeroyokan. Kasus ini mengguncang nurani publik dan menuai kecaman keras dari Wakil Gubernur Sumatera Barat.

“Kemarin, hati saya benar-benar terguncang. Menerima laporan tentang dugaan pengeroyokan terhadap Nenek Saudah adalah tamparan keras bagi nurani kita semua,” ujar Vasco dengan nada tegas.

Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan, terlebih lagi terhadap lansia, merupakan kejahatan serius yang sama sekali tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun.

“Saat itu juga kami langsung menyampaikan kepada Kapolda Sumatera Barat agar para pelaku segera diidentifikasi dan ditangkap. Tidak boleh ada pembiaran,” tegasnya.

Vasco mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum. Ia menyebutkan bahwa Polda Sumatera Barat bersama Polres Pasaman telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kabar bahwa saksi-saksi telah diperiksa dan pelaku sudah teridentifikasi untuk segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Wagub menekankan, tidak boleh ada ruang bagi kekerasan di Sumatera Barat, dan penegakan hukum harus dilakukan secara tegas agar memberi efek jera.

“Ini harus menjadi peringatan keras bagi siapa pun. Ranah Minang tidak boleh menjadi tempat aman bagi pelaku kekerasan, terlebih terhadap kaum rentan,” tutup Vasco.

(tim.vr/red)

×
Berita Terbaru Update