![]() |
| Wakil Ketua Komisi VI DPR RI H. Andre Rosiade |
Padang, MP----- Upaya menghadirkan transportasi massal modern di Kota Padang kian dimatangkan. Rapat koordinasi pengembangan commuter line digelar bersama Andre Rosiade, Mahyeldi Ansharullah, dan Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Rafli Yandra, didampingi jajaran Divre serta kepala dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Pertemuan tersebut membahas langkah teknis dan strategis untuk mempercepat realisasi commuter line sebagai bagian dari penguatan konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat. Program ini juga sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi dan berkelanjutan di berbagai daerah.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh proyek ini di tingkat pusat.
“Commuter line di Padang bukan hanya soal moda transportasi, tetapi tentang masa depan mobilitas masyarakat Sumatera Barat. Kami di Komisi VI DPR RI akan memastikan dukungan kebijakan dan anggaran agar program ini berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” ujar Andre.
Menurutnya, kehadiran kereta komuter akan menjadi solusi nyata dalam mengurai kemacetan, menekan biaya transportasi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Senada dengan itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyebut pengembangan commuter line sebagai kebutuhan mendesak di tengah pertumbuhan aktivitas masyarakat perkotaan.
“Padang dan daerah penyangga terus berkembang. Sistem transportasi massal yang aman, nyaman, dan terjangkau menjadi kebutuhan utama. Kami siap bersinergi penuh dengan PT KAI dan pemerintah pusat agar proyek ini segera terealisasi,” kata Mahyeldi.
Sementara itu, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT KAI, Rafli Yandra, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mematangkan aspek perencanaan teknis, potensi jalur, serta integrasi dengan moda transportasi lain.
“PT KAI berkomitmen menghadirkan layanan commuter line yang modern dan terintegrasi. Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat,” ungkap Rafli.
Pengembangan commuter line di Kota Padang diharapkan menjadi tonggak baru transformasi transportasi publik di Ranah Minang. Dengan kolaborasi erat antara DPR RI, pemerintah daerah, dan PT KAI, masyarakat optimistis sistem transportasi massal ini akan segera terwujud dan memberi dampak luas bagi kesejahteraan warga.
(tim-AR)
